DetikSepakbola
Rabu 10 Januari 2018, 19:13 WIB

Kegagalan ke Piala Dunia Diharap Bangunkan Publik Italia

Kris Fathoni W - detikSport
Kegagalan ke Piala Dunia Diharap Bangunkan Publik Italia Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 (Foto: Miguel Medina/AFP)
Milan - Juergen Klinsmann punya ikatan tersendiri dengan Italia. Bersimpati dengan gagalnya Italia lolos ke Piala Dunia 2018, ia pun menyebutnya sebagai alarm kencang.

Klinsmann adalah orang Jerman. Ia pun sudah pernah melatih timnas Jerman. Tapi Italia tetap memiliki sesuatu yang khusus buat pria 53 tahun itu.

Ketika Serie A sedang jaya-jayanya, Klinsmann merumput di Italia bersama Inter Milan. Selama periode 1989–1992, ia di antaranya membantu Nerazzurri menjuarai Piala UEFA 1991.

Hal itu membuat Klinsmann pun turut dimintai komentar mengenai kegagalan Italia melangkah ke babak utama Piala Dunia di Rusia musim panas depan. Padahal Italia adalah negara peraih trofi Piala Dunia terbanyak kedua (setara Jerman, di bawah Brasil).

"Tidak lolosnya Italia sangatlah memilukan, tapi itu merupakan bukti bahwa Anda tak pernah bisa bersantai dalam sepakbola," kata Klinsmann kepada Corriere della Sera yang dikutip Football Italia.

"Terlebih lagi hal itu memperlihatkan bahwa mereka semua, pelatih, pemain, direktur, dan federasi, kesemuanya harus bersatu-padu agar bisa sukses. Melihatnya dari luar, kelihatan kalau itu tidak terjadi di Italia dan ini disayangkan sekali. Sebuah laga tidak bisa membuat segalanya tiba-tiba jadi keliru, walaupun tidak lolosnya Italia ke Piala Dunia merupakan bencana."

"Sekarang orang-orang yang bertanggung jawab atas hal itu memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan evaluasi dan membangun ulang segala sesuatu yang sebelumnya tidak berjalan dengan baik. Absen dari Piala Dunia adalah sebuah alarm kencang untuk membangunkan seluruh Italia," tuturnya.



(krs/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed