Ada masanya Anderson dinilai punya masa depan amat cerah di dunia sepakbola. Hal itu pula yang membuat MU merekrutnya dari Porto pada musim panas 2007.
Potensi Anderson di lapangan pun kemudian turut membuatnya diganjar penghargaan Golden Boy 2008. Penghargaan ini pernah diraih pula oleh pemain macam Wayne Rooney, Lionel Messi, Cesc Fàbregas, dan Paul Pogba. Kylian Mbappe jadi pemenang edisi teranyar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebersamaan Anderson dengan MU, yang sudah terjalin selama 7,5 tahun, berakhir pada musim dingin 2015 ketika kontraknya habis. Pemain dengan delapan caps untuk timnas Brasil tersebut kemudian bergabung dengan Internacional dalam kontrak empat tahun.
Karier Anderson di Internacional pada prosesnya tak berjalan lancar-lancar amat. Setahun setelah ia bergabung, Internacional justru harus rela terdegradasi dari divisi teratas Brasil. Dalam sejarah Internacional, baru kali itu degradasi dialami.
Masih terikat kontrak dengan Internacional, Anderson kemudian dipinjamkan ke Coritiba selama 2017. Lagi-lagi Anderson bernasib apes karena klub yang dibelanya kembali harus terdegradasi.
Episode berikutnya muncul pada hari Kamis (18/1/2018). Anderson dan Internacional sepakat untuk berpisah walaupun kontrak pemain bersangkutan sebenarnya masih tersisa satu tahun lagi. Anderson pun kini tak lagi punya klub.
"Di 2018, saya akan berusaha untuk terus mencari tantangan baru seperti yang sudah saya lakukan semenjak umur 12 tahun. Saya akan selalu mendukung Internacional dan berharap klub bisa mencapai seluruh targetnya," ucap Anderson seperti dikutip Xinhua.
(krs/fem)