Piala Libertadores
Santos Disingkirkan Atletico
Kamis, 16 Jun 2005 11:29 WIB
Jakarta - Juara Brasil Santos tersingkir dari turnamen Piala Libertadores setelah ditekuk rival senegaranya, Atletico Paranaense, di leg kedua babak perempatfinal, Kamis (16/6/2005) pagi WIB.Tanpa diperkuat bek kiri Leo dan striker Robinho yang sedang membela timnas Brasil di Piala Konfederasi di Jerman, Santos menyerah 2-0, dan secara agregat kalah 5-3.Di pihak lain, Atletico, yang musim lalu finis sebagai runner up Liga Brasil di bawah Santos, berhasil membungkam suporter tuan rumah lewat dua gol yang disarangkan penyerang Aloisio. Gol pertama lahir di menit 17 setelah Aloisio mampu bertahan dari tekel seorang pemain lawan sebelum melepaskan tembakan datar yang tak mampu dihentikan kiper Mauro. Striker berusia 30 tahun itu menggandakan keunggulan timnya di menit kesembilan babak kedua. Dari sebuah tendangan sudut, ia berhasil menanduk bola dan mengirimnya ke dalam jala Santos.Kemenangan ini mengantarkan Atletico Paranaense ke babak semifinal untuk menghadapi Guadalajara. Klub Meksiko itu sudah 99 persen lolos ke babak empat besar karena hampir mustahil dikejar lawannya di perempatfinal, Boca Juniors.Di leg pertama Guadalajara unggul 4-0. Kemarin, leg kedua dihentikan di menit 79 setelah terjadi kerusuhan yang dilakukan suporter Boca di stadion Bombonera. Kalaupun pertandingan itu diteruskan -- ada kemungkinan Boca dinyatakan otomatis kalah sebagai sanksi atas kerusuhan tersebut -- klub Argentina itu harus mencetak minimal empat gol dalam waktu 11 menit.Sementara itu kegagalan Santos tampaknya masih akan menyisakan rasa jengkel dari para pendukungnya, menyangkut dibawanya Leo dan Robinho ke turnamen Piala Konfederasi.Sebelum pertandingan ini Presiden Santos, Marcelo Teixeiera, telah mengajukan permohonan kepada Federasi Sepakbola Brasil (CBF) agar kedua pemain andalannya itu dikirim pulang khusus untuk pertandingan Piala Libertadores, karena turnamen ini dianggap lebih penting daripada Piala Konfederasi -- tapi ditolak.Santos pernah menjuarai Liga Champions-nya Amerika Selatan ini di tahun 1962 dan 1963, saat tim tersebut masih diperkuat mahabintang, si "Mutiara Hitam" Pele. (a2s/)










































