Tarian Samba di Depan Tim "Dewa"

Piala Konfederasi

Tarian Samba di Depan Tim "Dewa"

- Sepakbola
Kamis, 16 Jun 2005 15:26 WIB
Jakarta - Juara dunia Brasil akan memulai kiprahnya di turnamen Piala Konfederasi 2005 melawan juara Eropa Yunani Kamis (16/6/2005) malam atau Jumat dinihari WIB.Melihat status masing-masing kontestan, pertandingan Grup B di Zentralstadion, Leipzig, itu merupakan duel penguasa dua benua terbaik di dunia sepakbola: Amerika Selatan dan Eropa.Brasil tahun lalu sukses menjuarai Copa Amerika sebagai supremasi tertinggi negara-negara Latin, sedangkan Yunani, di tahun yang sama, mengejutkan dunia saat menjadi kampiun Euro 2004, dengan mengalahkan tim-tim elit Eropa macam Prancis, Republik Ceko, dan tuan rumah Portugal di partai pembuka dan babak final.Brasil, yang dilatih Carlos Albero Parreira, datang ke Jerman juga sebagai persiapan menghadapi putaran final Piala Dunia 2006, di mana mereka berpredikat juara bertahan. Pasukan yang diikutsertakan ke Piala Konfederasi ini telah diumumkan pelatih Carlos Alberto Parreira sebagai bayangan dari tim yang akan dibawa ke Piala Dunia tahun depan.Kendati minus kapten Marcos Cafu dan bomber Ronaldo, namun tim ini tetap bertabur bintang. Dida, Lucio, Emerson, Adriano, sampai Pemain Terbaik Dunia 2004 Ronaldinho siap memperagakan tarian Samba yang menjadi ciri khasnya, sekaligus meramaikan turnamen ini."Terlalu sunyi," kata Ronaldinho menunjuk pada suasana di sekitar hotel timnya di dekat kota Cologne. "Saya tak pernah melihat tempat sesunyi ini. Kami betul-betul butuh sebuah perubahan besar."Jika ingin meriuhkan Jerman, Ronaldho dkk harus menyuguhkan aksi-aksi memikatnya nanti malam, di hadapan 40 ribu penonton di stadion, di depan 11 "dewa" Yunani. Tapi ini tetap saja bukan pekerjaan mudah."Kami harus bermain lebih cepat kalau mau mengalahkan Yunani," kata Parreira. "Mereka punya pertahanan efisien."Brasil kalah 3-1 dari Argentina di pertandingan terakhirnya, di babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Pada partai itu terlihat nyata bahwa lini belakang juara dunia lima kali ini belum tangguh."Kami harus melakukan transisi dengan lebih cepat, dari menyerang ke bertahan, jika kehilangan bola. Yunani akan bertahan dengan 11 pemain dan menggempur lewat serangan balik," tambah sang pelatih.Bagaimana dengan Yunani? Ini sebenarnya momen yang baik bagi Angelos Charisteas cs untuk membuktikan bahwa sukses mereka menjuarai Euro 2004 semata-mata bukan karena keberuntungan. Atau paling tidak, Yunani semestinya sudah lebih terpandang dari sebelumnya.Namun skuad Otto Rehhagel juga masih berjuang keras untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia, karena sementara tertinggal dari Ukraina dan Turki di penyisihan Grup 2.Tim Yunani di Piala Konfederasi ini tidak banyak berbeda dengan skuad di Euro. Mereka masih diperkuat kapten Theodoros Zagorakis, Angelos Basinas, Stelios Giannakopoulos, Giorgos Karagounis, Charisteas, atau Zisis Vryzas, yang memaksa tampil meskipun dengan perban di tangan -- cedera saat memperkuat timnya, klub divisi II Spanyol, Celta Vigo.Hanya saja Rehhagel tak bisa memakai bek Traianos Dellas karena baru menjalani operasi hernia. Rekan se-wilayah operasi Dellas, yakni Michalis Kapsis, juga absen lantaran cedera kaki. Brasil dan Yunani baru satu kali bertanding, yakni dalam laga persahabatan di Rio de Janeiro pada tahun 1974. Ketika itu kedua kesebelasan bermain imbang 0-0. Bagaimana kans Yunani kali ini? "Orang-orang Brasil adalah pemain-pemain bola terbaik di dunia. Mereka punya talenta yang cukup untuk membentuk lima tim internasional -- bukan cuma satu," kata Rehhagel.Kendati demikian, kalah dari Brasil bukanlah akhir segalanya. "Kami akan berusaha keras. Tapi kalaupun kalah, Acropolis tetap akan berdiri di tempatnya," tambah pelatih asal Jerman itu, merujuk pada sebuah dataran tinggi di Athena yang banyak terdapat kuil-kuil kuno termasuk Parthenon yang telah berusia 2.500 tahun.Pertandingan lain di Grup B mempertemukan juara Asia Jepang melawan jawara kawasan Amerika Utara-Tengah, Meksiko. Partai ini digelar di stadion Hanover pada pukul 23.00 WIB.Prakiraan susunan pemain:Brasil: Dida; Cicinho, Roque Junior, Juan, Leo or Gilberto; Emerson, Ze Roberto, Kaka, Ronaldinho; Robinho, Adriano Yunani: Antonis Nikopolidis; Yannis Goumas, Stathis Tavlaridis, Takis Fyssas, Yourkas Seitaridis; Angelos Basinas, Stelios Giannakopoulos, Theodoros Zagorakis, Giorgios Karagounis; Zissis Vryzas, Angelos Haristeas (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads