Serangan meme yang sampai membuat Di Maria tertekan adalah terkait kegagalan Argentina di tiga final kejuaraan besar secara beruntun.
Yang pertama di Piala Dunia 2014 saat Argentina disungkurkan Jerman di final. Setelah itu mereka dua kali masuk final Copa America namun harus puas membawa pulang status runner up.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebab Anda melihat anggota keluarga Anda menderita. Karena mereka membantu Anda tapi juga menderita karena Anda. Buat saya, saya sangat terbantu setelah menemui psikolog. Berbicara dengannya mengurangi beban," lanjutnya.
Tapi periode itu sudah dilalui Di Maria. Winger PSG itu kini bisa menikmati dan ikut tertawa jika ada meme yang menyerang dirinya.
"Karena itu (bertemu psikolog) bahwa apa yang ada di komputer dan handphone anda adalah lelucon, itu saja. Kepala saya sudah baik-baik saja sekarang.
(din/krs)
