DetikSepakbola
Rabu 28 Februari 2018, 16:46 WIB

Reus Pantang Menyerah Kejar Kesempatan Tampil di Piala Dunia

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Reus Pantang Menyerah Kejar Kesempatan Tampil di Piala Dunia Foto: Leon Kuegeler/Reuters
Dortmund - Bintang Borussia Dortmund Marco Reus memang baru saja comeback. Meski waktunya sedikit, Reus siap memperjuangkan peluangnya tampil di Piala Dunia 2018.

Sepanjang kariernya, Reus tidak pernah bebas dari cedera. Akibatnya, pesepakbola berusia 29 tahun itu mesti dua kali melewatkan dua turnamen besar bersama timnas Jerman; Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016.

Mimpi Reus berlaga di Piala Dunia tahun ini nyaris sirna usai mengalami cedera lutut parah yang dideritanya sejak akhir musim 2016/17. Tapi kini Reus sudah kembali dan membuat penampilan pertamanya di musim ini kala Dortmund mengalahkan Hamburg 2-0, dua pekan lalu.

Sampai saat ini, Reus telah lima kali bermain di semua kompetisi dengan empat di antaranya menjadi starter. Dia pun telah mencetak dua gol di Bundesliga dari tiga penampilannya. Andai performanya konsisten hingga tiga bulan ke depan, bukan tidak mungkin Reus bisa meyakinkan pelatih Joachim Loew untuk membawanya ke Rusia.

"Aku akan berbohong kalau bilang aku tidak memikirkan tentang Piala Dunia karena aku ingin benar-benar berlaga di sana," ungkap Reus kepada Eurosport. "Tapi aku bukanlah orang suka membuat tiga atau empat target nyata."

"Semuanya ada di dalam kepalaku karena penting untuk fokus. Aku tidak akan merahasiakan fakta bahwa bermain di Piala Dunia adalah sebuah target besar untukku. Aku tahu aku masih punya sebuah peluang bagus, kalau aku bermain bagus juga," simpul Reus.

Lama berkutat dengan cedera sudah jelas bukan perkara mudah bagi seorang pesepakbola, seperti Reus. Akan tetapi, sang pemain selau berpikir positif.

"Aku sudah berkali-kali mngalami cedera, mengalami berbagai kemunduran. Itu memang bagian dari hidup," sambung Reus.

"Semakin Anda tua, semakin besar tanggungjawab Anda untuk mengurus diri sendiri. Anda tahu kapan tubuh Anda merasa lebih baik. Aku membutuhkannya di situasiku untuk bermain bagus. Aku hanya bisa tampil di level yang kuharapkan apabila terus bugar selama berbulan-bulan atau bahkan satu-dua tahun. Secara umum, aku berpikir positif, aku bahkan tidak pernah bilang: 'sial, kenapa harus aku?'.
(rin/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed