FIFA Minta Hasil Kondisi Jantung Pemain
Senin, 27 Jun 2005 03:01 WIB
Jakarta - Tingkat kematian yang lumayan tinggi di lapangan hijau karena alasan kesehatan membuat FIFA berinisiatif mengeluarkan aturan baru saat Piala Dunia 2006 nanti.Pemikiran organisasi sepakbola tertinggi dunia ini adalah bahwa setiap anggota tim peserta putaran final Piala Dunia di Jerman tahun depan nanti harus memiliki bukti catatan kesehatan yang menyatakan bahwa kondisi jantung mereka tidak memiliki masalah. Hal ini untuk menjaga kejadian atau insiden seperti kematian di lapangan.Rencana FIFA yang diumumkan saat peringatan dua tahun meninggalnya Marc-Vivien Foe (27/6) ini, merupakan tindak lanjut dari beberapa kejadian yang cukup fatal yang berakibat kematian pada pemain. Vivien Foe merupakan satu dari sedikit korban yang meninggal di lapangan karena alasan kesehatan (serangan jantung). Pemain Kamerun ini menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit setelah sempat mengalami pingsan di lapangan saat berlaga melawan Kolombia di ajang Piala Konfederasi 2003 lalu.Selain Foe, pemain Benfica Miklos Feher dan Serginho dari Sae Caetano Brasil juga mengalami kasus yang sama. Kedua pemain tersebut meninggal dunia karena serangan jantung. Hugo Cunha dari klub Portugal, Uniao Leiria, juga bernasib serupa."Tujuan dari hal ini adalah untuk mengetahui permasalahan terhadap kesehatan pemain dengan menggunakan diagnosa jantung," ungkap ketua tim kesehatan FIFA, Profesor Toni Graf-Baumann, seperti dikutip Reuters, Senin (27/6/2005).Harapan dari penerapan aturan baru ini yaitu mengurangi kematian pemain sepakbola di lapangan hijau karena serangan jantung. FIFA sendiri sudah mendapatkan bekal untuk menerapkan aturan ini yaitu dari seminar mengenai pencegahan terhadap serangan jantung sejak tahun 2000. (ian/)










































