Jelang Final Piala Konfederasi
Ingin Menang, Bukan Balas Dendam
Rabu, 29 Jun 2005 04:30 WIB
Jakarta - Bukan balas dendam, melainkan murni kemenangan. Itulah ambisi arsitek Brasil Carlos Alberto Pereira menjelang pertandingan timnya melawan Argentina di partai final Piala Konfederasi.Pernyataan Pereira itu keluar seiring gencarnya pertanyaan publik apakah akan ada aksi pembalasan atas kekalahan mereka di babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan tiga minggu lalu.Ketika itu Brasil keok di tangan Argentina dengan skor 3-1. Tim Tango kemudian menjadi negara Amerika Latin pertama yang memastikan diri berlaga di Jerman tahun depan.Namun Pereira menyangkal semua pemberitaan tersebut. "Kami tidak mencari pembalasan disini. Hal ini tidak pernah terpikirkan olehku," ungkapnya seperti dikutip Reuters, Rabu (29/6/2005).Pereira menambahkan bahwa kekalahan yang terjadi pada timnya tiga minggu lalu adalah sebuah hal yang biasa dan normal. "Kenyataannya mereka mengalahkan kami beberapa minggu lalu dan itu tidak membuat perbedaan berarti. Kami menang di Brasil dan mereka melakukan hal yang sama di Buenos Aires, hal ini merupakan harapan kalian dan tidak akan berimplikasi pada rencana kualifikasi Piala Dunia dari tim mana saja," tambahnya.Pereira juga menegaskan bahwa pertandingan besok akan berbeda. Ia menyatakan pertandingan akan menarik dan bermain terbuka, meskipun dirinya mengakui bahwa banyak anggota skuadnya yang mengalami kelelahan secara mental dan fisik.Banjir Pujian ke AdrianoDi lain sisi, Pereira juga memberikan pendapat positifnya kepada strikernya Adriano yang diharapkan dapat tampil di partai puncak nanti. Ia menilai bahwa striker Inter Milan ini cukup mumpuni untuk menggantikan Ronaldo yang absen di turnamen ini."Saya sangat senang memilikinya saat ini. Tiga tahun lalu saya mengundangnya untuk bergabung bersama tim saat melawan China dan tidak ada seorang pun pernah menduganya," tandas Pereira.Ia menambahkan bahwa permainan Adriano dari waktu ke waktu menuju ke arah positif dan hal ini tentunya membalas kepercayaan yang pernah dimilikinya pada sosk Adriano. "Saya memiliki kepercayaan diri tinggi pada pemain ini. Di Copa Amerika Adriano menunjukkan bahwa dirinya bisa memberikan banyak perubahan." (ian/)











































