Sao Paulo Juara Piala Libertadores
Jumat, 15 Jul 2005 11:12 WIB
Jakarta - Sao Paulo berhasil menjuarai Piala Libertadores 2005 setelah mengukir kemenangan 4-0 di final leg kedua atas sesama klub Brasil, Atletico Paranaense, Jumat (15/7/2005) pagi WIB.Secara agegat Sao Paulo unggul 5-1 setelah minggu lalu menahan Paranaense 1-1 dalam pertandingan yang digelar di kota Porto Alegre setelah tuan rumah memindahkan partainya dari Curitiba demi memperoleh stadion yang lebih besar dari markas kebesarannya, Arena da Baxida.Dengan demikian Sao Paulo menjadi klub keempat dalam sejarah yang pernah menjuarai Piala Libertadores sebanyak tiga kali setelah Estudiantes (Argentina), Nacional (Uruguay), dan Olimpia Asuncion (Paraguay).Ini juga kali pertama dalam enam tahun sebuah klub Brasil meraih sukses di kejuaraan ini. Klub Samba terakhir yang melakukannya adalah Palmeiras yang di final 1999 menundukkan Deportivo Cali lewat adu penalti. Hingga kini klub yang paling sering memenangi kejuaraan ini adalah Independiente dari Argentina dengan frekuensi tujuh kali. Di bawahnya adalah Boca Juniors (Argentina) dan Penarol (Uruguay) yang masing-masing mengoleksi lima tropi.Atas nama negara, Argentina masih dominan karena 20 kali piala bergengsi ini dimenangi klub-klub dari Negeri Tango itu, sedangkan Brasil berada di urutan kedua dengan 12 kali. Sama seperti leg pertama, pertandingan kedua kesebelasan masih diwarnai hujan pelanggaran. Di babak pertama saja tercatat 35 kali wasit meniup peluitnya untuk memutuskan terjadinya free kick -- total pelanggaran di partai pertama adalah 62 kali.Tampil menekan sejak menit pertama, didukung 73 ribu suporternya yang memadati stadion Morumbi, Sao Paulo membuka skor di menit 17 lewat Marcio Amoruso. Mantan striker Parma dan Borussia Dortmund itu berhasil menuntaskan sebuah kemelut yang terjadi di mulut gawang Paranaense yang dijaga kiper Diego.Memasuki menit-menit akhir babak pertama tim tamu berpeluang memperoleh gol balasan setelah wasit menunjuk titik putih, menyusul dijatuhkannya striker Lima oleh Alex. Para pemain Sao Paulo sempat memprotes keputusan tersebut karena menganggap pelanggaran itu terjadi di luar kotak -- sebagaimana tampak jelas dari tayangan ulang. Meski wasit tak mengubah pendiriannya, namun gelandang Paranaense Fabricio gagal mengeksekusi tendangan 11 meter itu dengan baik karena mengenai tiang gawang.Di delapan menit babak kedua tuan rumah menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 setelah bek Fabao berhasil menyambar bola sepak pojok Cicinho dengan kepalanya.Penyerang internasional Brasil Luizao menambah gol Sao Paulo di menit 71, setelah menyontek dengan mudah umpan silang Amoruso, kendati ia terlihat berdiri dalam posisi offiside.Pemain pengganti Diego Tardelli melengkapi kemenangan timnya menjadi 4-0 lewat tembakan keras yang dilakukannya di menit 89. Kemenangan ini disambut gegap gemita oleh fans Sao Paulo, walaupun di luar stadion sempat terlibat bentrokan dengan petugas keamanan yang dilaporkan mencederai beberapa orang.Daftar juara Piala Libertadores sejak 1990:1990 Olimpia (Asuncion)1991 Colo Colo1992 Sao Paulo1993 Sao Paulo1994 Velez Sarsfield1995 Gremio1996 River Plate1997 Cruzeiro1998 Vasco da Gama1999 Palmeiras2000 Boca Juniors2001 Boca Juniors2002 Olimpia (Asuncion)2003 Boca Juniors2004 Once Caldas (Manizales)2005 Sao PauloFoto: Kiper yang juga kapten Sao Paulo, Rogerio Ceni, mengangkat tropi Piala Libertadores setelah di final mengalahkan Atletico Paranaense 4-0 (AFP/Vanderlei Almeida). (a2s/)











































