Troussier Batal Melatih Nigeria

Troussier Batal Melatih Nigeria

- Sepakbola
Rabu, 27 Jul 2005 10:40 WIB
Jakarta - Nigeria akhirnya gagal mengontrak Philippe Troussier buat menjadi pelatihnya. Troussier memutuskan buat menolak tawaran negeri itu karena alasan kesehatan. Pelatih berusia 50 tahun ini harus menjalani operasi lutut pada bulan September. Padahal pelatih baru sangat diperlukan untuk membantu Nigeria meloloskan diri ke Jerman. Tim ini terancam tidak lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali dalam 12 tahun karena masih berkutat di peringkat kedua Grup D kualifikasi Piala Dunia 2006 Zona Afrika di bawah Angola. Nigeria masih menyisakan dua pertandingan lagi melawan Aljazair dan Zimbabwe, sementara hanya tim peringkat teratas yang lolos ke Piala Dunia 2006 yang berlangsung di Jerman. "Setelah pertemuan terakhir saya dengan ofisial Asosiasi Sepakbola Nigeria (NFA) selama tiga hari saya pergi untuk menemui dokter di Paris. Kami telah memutuskan untuk mengoperasi lutut saya pada awal September," ucap Troussier seperti dikutip BBC, Rabu (27/6/2005)."Saya memerlukan tiga bulan untuk merehabilitasi diri. Saya tidak dalam posisi untuk mengambil tanggung jawab membantu Nigeria meloloskan diri ke Piala Dunia," tukasnya. Selain karena alasan kesehatan, peluang tipis Nigeria juga menjadi pertimbangan Troussier. Jika saingan mereka, Angola, berhasil mengalahkan Gabon dan Rwanda, maka Nigeria tidak akan lolos ke Piala Dunia, meskipun memenangkan dua pertandingan sisanya."Jika seorang pelatih baru datang dan gagal meloloskan Nigeria ke Piala Dunia maka itu akan menjadi masalah buatnya. Saya tidak tertarik melakukan komitmen jangka panjang (dengan Nigeria) karena kegagalan ke Piala Dunia akan mengganggu persiapan mereka menuju Piala Afrika 2006 (di Mesir)," tukas mantan pelatih Olimpique Lyon ini. Berita ini sekaligus mementahkan kabar yang menyebutkan Troussier telah diikat oleh Nigeria beberapa hari lalu. Mantan pelatih Pantai Gading, Afsel, Burkina Faso dan Jepang ini juga pernah melatih Nigeria selama beberapa bulan tahun 1997 silam. Tetapi dia dipecat setelah meloloskan tim ini ke Piala Dunia 1998. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads