DetikSepakbola
Kamis 15 November 2018, 20:24 WIB

Kebijakan Brexit Tak akan Untungkan Timnas Inggris

Putra Rusdi Kurniawan - detikSport
Kebijakan Brexit Tak akan Untungkan Timnas Inggris Timnas Inggris takkan terpengaruh oleh adanya Brexit ()Ryan Pierse/Getty Images)
London - Gareth Southgate menganggap rencana pengurangan pemain asing Premier League akibat Brexit tak akan berpengaruh banyak pada timnas Inggris.

Dalam beberapa pekan terakhir muncul isu bahwa Federasi Sepakbola Inggris (FA) tengah berencana mengurangi jumlah kuota pemain asing di Liga Primer Inggris dari 17 menjadi 12.

Isu ini berkembang terkait dengan keputusan Inggris keluar dari anggota Uni Eropa atau kerap kali disebut Brexit Maret lalu. Brexit ini membuat pemain Uni Eropa memiliki status yang sama dengan pemain Non Uni Eropa terkait izin kerja.



Jika kebijakan ini diberlakukan, tim-tim Liga Inggris jelas harus beradaptasi dengan mulai mengandalkan para pemain asli Inggris serta pemain homegrown.

Pemain Homegrown adalah pemain yang menghabiskan tiga musim di Inggris saat pemain tersebut berusia 16-21 tahun.

Beberapa pihak memprediksi jika pengurangan kuota pemain asing ini dijalankan, maka akan menguntungkan timnas Inggris. Hal ini terjadi karena para pemain asli Inggris akan mendapatkan menit bermain lebih banyak dari sebelumnya.

Namun pendapat yang berbeda justru dikemukakan oleh pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate. Sang pelatih yakin pengurangan kuota pemain asing ini tak akan berpengaruh terhadap kualitas Tim Tiga Singa.

"Saya telah mendiskusikan statistik ini bersama para tim kerja. Ada berapa poin dari Brexit yang bisa berdampak pada sepakbola," ujar Southgate dikutip dari Telegraph.
"Minggu lalu, hanya 28 persen pemain Inggris yang bermain di Premier League. Tapi sebagian besar dari data yang saya lihat pengurangan kuota pemain asing tersebut tidak akan membuat banyak perbedaan, karena Anda masih bisa menurunkan pemain non Inggris Raya."

"Jadi, saya pikir akan ada beberapa pembahasan lebih lanjut tentang izin kerja tetapi fokus utama saya adalah tentang pengembangan pemain pemuda di usia 17-21 tahun."

"Saya harus meminta beberapa orang di dari klub sepakbola dan para ahli pengembangan pemain muda untuk membahas hal tersebut karena itu adalah salah satu hal yang paling harus ditinjau oleh klub. Kami punya sistem akademi yang luar biasa dan bakal jadi tantangan bagi setiap klub untuk menurunkan pemain muda," tutup pelatih 48 tahun itu.


(mrp/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed