Ukraina Berpesta Menuju Jerman

Ukraina Berpesta Menuju Jerman

- Sepakbola
Minggu, 04 Sep 2005 23:15 WIB
Ukraina Berpesta Menuju Jerman
Jakarta - Uni Soviet pernah jadi kekuatan besar di dunia sepakbola. Kini salah satu negara pecahannya, Ukaina, merintis jalan menuju level atas dengan lolos ke putaran final Piala Dunia 2006.Ukraina, yang merdeka dari Uni Soviet pada 1991, menjadi tim Eropa pertama berhasil melewati babak kualifikasi sebagai juara grup, dan dipastikan tampil di Jerman tahun depan.Pada pertandingan Grup 2 Sabtu (3/9/2005) malam skuad besutan Oleg Blokhin -- mantan pemain internasional Rusia -- ditahan 1-1 oleh Georgia. Selang dua jam kemudian datang kabar dari Istanbul bahwa Turki gagal mengalahkan Denmark setelah keduanya bermain 2-2.Kabar itu barangkali menjadi berita terbaik warga Ukraina selama ini, karena untuk pertama kalinya negara ini dipastikan lolos ke Piala Dunia, bahkan yang pertama di turnamen besar. Tak pelak, pesta pun digelar.Sebelumnya, ketika partai melawan Georgia dilangsungkan, beberapa layar tv raksasa dibentangkan di pusat kota Kiev untuk menyiarkan secara langsung duel yang diadakan di Tbilisi itu.Sekitar 10 ribu orang memenuhi areal nonton bareng itu dengan antusiasme tinggi. Mereka membawa bendera Ukraina dan memukul tetabuhan untuk memberi semangat kepada tim kesayangannya, sekalipun dari jauh.Setelah pertandingan berakhir 2-2, mereka tidak patah arang karena peluang lolos malam itu juga masih ada. Mereka lalu pindah ke bar-bar untuk menyaksikan pertandingan Turki vs Denmark. Begitu selesai, mereka kembali berhamburan ke jalan-jalan untuk merayakan sejarah baru tersebut. Kota Kiev menjadi hiruk-pikuk dan bising oleh semarak perayaan kemenangan. "Ukraina! Ukraina!" terus diteriakkan.Sekitar 1.000 fans langsung bergerak menuju bandara setempat karena para pemain Ukraina langsung kembali dari Georgia pada dinihari hari. Maka berubahlah suasana airport menjadi pesta begitu para pahlawan mereka turun dari pesawat.Pemain-pemain Ukraina menjadi "korban" penyemprotan sampanye buatan Rusia, lalu mereka menari bersama-sama. Tampaknya, baru sekadar lolos ke putaran final pun sudah terasa seperti menang di babak final itu sendiri."Hari ini kami mencapai apa yang telah kami mimpi-mimpikan sejak lama," ujar seorang fans. "Mimpi kami telah jadi kenyataan -- kami lolos ke Piala Dunia.""Mustahil untuk mengungkapkan perasaan dan kegairahan kami ini dengan kata-kata. Kami telah meraih tujuan yang oleh generasi pesepakbola Ukraina lain hanya terasa sebagai mimpi," timpal kiper Olexander Shovkovsky dilansir Reuters.Pesta masih bisa dilanjutkan pada hari Rabu (7/9/2005) nanti saat Ukraina menjamu Turki di Kiev, karena apapun hasilnya, negeri berbendera kuning-biru muda ini telah mengukir prestasi luar biasa.Keterangan foto: Tim Ukraina. Sejarah telah mereka torehkan. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads