sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 28 Des 2018 19:03 WIB

Tak Menangi Piala Dunia Bukan Kegagalan untuk Messi

Redzi Arya Pratama - detikSport
Lionel Messi selalu gagal memberi Argentina trofi PIala Dunia (Pilar Olivares/REUTERS) Lionel Messi selalu gagal memberi Argentina trofi PIala Dunia (Pilar Olivares/REUTERS)
Jakarta - Trofi Piala Dunia bukan satu-satunya penanda sukses seorang pemain. Itu yang dikatakan legenda sepakbola Brasil, Zico, kepada Lionel Messi.

Zico dikenal sebagai salah satu pemain istimewa Brasil pada zamannya. Ia merupakan playmaker andalan Selecao pada era 1976-1986.

Meski begitu, Zico tak pernah merasakan trofi bergengsi di level internasional. Prestasi terbaiknya bersama timnas Brasil adalah finis peringkat tiga Piala Dunia 1978 dan Copa America 1979.

Padahal Zico sangat sukses di level klub bersama Flamengo karena mampu mengangkat 13 trofi saat itu.



Apa yang dialami Zico terjadi juga terhadap Messi saat ini. Sepanjang kariernya, Messi sudah merasakan semua trofi yang bisa diangkat pada level klub. Kesuksesannya tak diragukan lagi bersama Barcelona.

Bersama Los Cules, Messi telah meraih 33 trofi, di antaranya adalah sembilan trofi Liga Spanyol dan empat Liga Champions.

Namun, La Pulga gagal total bersama Timnas Argentina. Messi hanya nyaris juara Piala Dunia 2014, tapi Tim Tango terhenti di partai puncak karena kalah 0-1 dari Jerman. Sedangkan pada Piala Dunia 2018, Messi dkk terhenti di 16 besar.

"Itu (gagal angkat trofi Piala Dunia) bukanlah sesuatu yang membuat Anda frustrasi. Orang-orang zaman sekarang hanya memikirkan prestasi. Saya pikir dalam karier Anda, yang terpenting adalah etos kerja," ujarnya kepada Omnisport dikutip Sportskeeda.



"Sepakbola adalah olahraga kolektif dan sering kali tak dipengaruhi performa Anda di lapangan. Semua tergantung seberapa bagusnya tim bermain. Kadang Anda menentukan pertandingan, tapi Anda tak bisa menentukan kompetisi."

"Jadi, Messi tak bisa dianggap gagal hanya karena tak memenangi Piala Dunia," kata dia.

Zico pun memberi contoh pemain hebat lain selain dirinya yang juga gagal meraih Piala Dunia, dan itu tak menghapus status mereka sebagai pemain hebat.

"Johan Cruyff tidak memenangi Piala Dunia dan tetap menjadi salah satu pemain terhebat sepanjang sejarah, akan selalu begitu. Beberapa pemain lain juga sama," katanya.

"Itu terlalu berlebihan buat saya. Jika Anda menilai sesosok pemain dan dia tak bertanya tentang karier Anda, dia bertanya; 'Apakah Anda yang terbaik di dunia? Apakah Anda terbaik pada ini dan itu?' Semuanya didasari dari menjadi yang terbaik. Sepakbola adalah permainan kolektif, bukan individual," tambah dia.

(din/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com