PPD 2006 Zona Eropa
Spanyol Gagal Kalahkan Serbia
Kamis, 08 Sep 2005 05:52 WIB
Jakarta - Spanyol gagal mengendalikan Grup 7 karena tak mampu mengalahkan Serbia & Montenegro di kandangnya sendiri dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2006 zona Eropa, Kamis (8/9/2005) dinihari WIB.Bertarung di stadion Vicente Calderon, pasukan "Matador" ditahan imbang tamunya itu dengan skor 1-1. Kedua gol yang tercipta dalam pertandingan itu dihasilkan dua pemain yang klubnya berbasis di kota Madrid.Gol pertama diperoleh tuan rumah di menit 18 setelah sundulan kapten Spanyol yang juga bintang Real Madrid, Raul Gonzalez, bersarang di jala Dragoslav Jevric . Serbia menyamakan kedudukan di menit 68 lewat striker Atletico Madrid Mateja Kezman, memanfaatkan kesalahan kiper Iker Casillas dalam mengamankan tendangan Predrag Djordevic.Di akhir babak kedua Serbia kehilangan seorang pemainnya setelah wasit asal Inggris Graham Poll mengusir Igor Duljaj karena melabrak Xabi Alonso gara-gara gelandang Spanyol itu menolak membuang bola sewaktu Kezman masih terkapar di lapangan. Hasil seri ini kurang menguntungkan buat Spanyol karena tak mampu mendongkel rival utamanya itu dari pucuk klasemen. Serbia saat ini mengantongi 16 poin dari delapan partai, atau unggul dua angka dari Spanyol, sementara kedua tim masih menyisakan dua pertandingan.Kendati di atas kertas Serbia dan Spanyol lebih berpeluang, namun diam-diam Bosnia-Herzegovina, siap memanfaatkan situasi apabila kedua negara tersebut lengah di fase-fase akhir.Bosnia kini menguntit di tempat ketiga dengan 10 poin setelah hari ini menang tipis 1-0 atas Lithuania. Gol kemenangan Bosnia dicetak gelandang Sergei Barbarez lewat tendangan jarak jauhnya di menit 28.Masih di Grup 7, Belgia memetik kemenangan besar di hadapan suporternya. Kendati kans untuk lolos tidak terlalu besar, namun mereka masih bisa berpesta gol saat menjamu tim gurem San Marino.Belgia unggul 8-0 dengan Koen Daerden dan Mbo Mpenza masing-masing menyumbangkan dua gol. Empat gol lainnya diukir Timmy Simons, Thomas Buffel, Kevin Vandenbergh, dan Daniel van Buyten. (a2s/)











































