Sven Goran Eriksson Lembek
Kamis, 08 Sep 2005 17:29 WIB
London - Bisa dikatakan 99 persen pendukung sepakbola Inggris saat ini meminta Sven Goran Eriksson dipecat. Para pengamat, penulis bola, terutama dari terbitan tabloid mengatakan hal yang sama.Seperti dilaporkan wartawan detikcom Liza Arifin dari London, Kamis (8/9/2005), melihat televisi, koran-koran, dan mendengar percakapan para pendukung Inggris di radio, kekalahan Inggris 0-1 atas Irlandia Utara dianggap sebagai aib yang tak termaafkan.Kekalahan Inggris itu memang merupakan yang pertama terjadi di ibukota Irlandia Utara, Belfast, sejak tahun 1927. Dan kekalahan Inggris yang ketujuh dalam 98 pertemuan kedua negara ini.Kekalahan ini juga membuat posisi Inggris untuk bisa secara otomatis lolos ke Piala Dunia Jerman semakin susah. Saingan utama mereka, Polandia, menang 1-0 atas Wales. Yang berarti unggul lima angka dengan dua pertandingan tersisa buat Inggris dan satu untuk Polandia. Pertandingan terakhir Inggris adalah melawan Polandia.Kritik, makian, kekecewaan sedang kencang-kencangnya terhadap Sven di Inggris ini. Tetapi Sven dengan kalem mengatakan ia akan memenangkan dua pertandingan terakhir dan meloloskan Inggris ke Piala Dunia.Melihat dan mendengar jawaban kalem Sven, publik sepakbola Inggris makin jengkel. Berulangkali dalam situasi kritis Sven dianggap tidak menunjukkan passion, semangat, gairah, tanpa nyawa. Dingin kayak mentimun kata orang Inggris. Padahal manajer-manajer tim Inggris biasanya selalu berapi-api penuh semangat.Kekaleman Sven ini dianggap menjadi penyebab. Bagi mereka kekaleman Sven adalah salah satu penyebab lembeknya penampilan tim Inggris. Tidak inspiratif. Pemain Inggis seperti tak punya pemacu untuk tampil bagus.Satu hal lagi yang tidak disukai oleh publik Inggris adalah kesenangan Sven untuk gonta-ganti pemain terutama di pertandingan persahabatan. Jarang sekali Sven memainkan 11 pemain yang sama sepenuh pertandingan.Ini dinilai membuat tim inti Inggris tidak kompak, tidak menyatu. Juga penempatan posisi pemain yang seringkali dipindah-pindah, sehingga membuat pemain bingung karena sering tak bermain di posisi alaminya.Seorang penggemar bola Inggris saking jengkelnya membuat komentar yang membuat tertawa tergelak-gelak: "Bagaimana Sven mau diminta untuk setia dengan 11 pemain, wong diminta setia dengan satu perempuan saja susah," mengingatkan pada skandal seks Sven yang cukup legendaris.Sekarang tinggal menunggu apakah manajer bergaji 4 juta poundsterling setahun ini bisa bertahan. Bola ada ditangan Asosiasi Sepakbola Inggris FA. (lom/)











































