Eriksson Siap Mundur Jika Inggris Gagal ke Jerman

Eriksson Siap Mundur Jika Inggris Gagal ke Jerman

- Sepakbola
Sabtu, 10 Sep 2005 21:04 WIB
Eriksson Siap Mundur Jika Inggris Gagal ke Jerman
Jakarta - Tekanan terhadap Sven Goran Eriksson pasca kekalahan Inggris atas Irlandia Utara tenyata membuat pelatih asal Swedia itu gerah juga. Ia akhirnya menyatakan siap mundur jika gagal membawa Inggris lolos ke JermanKritik terhadap Eriksson sebenarnya mulai berdatangan saat Inggris mengalami kekalahan telak 4-0 atas Denmark dalam sebuah partai uji coba pertengahan Agustus lalu. Saat menang 1-0 atas Wales dalam kualifikasi Piala Dunia, pelatih asal Swedia ini juga tak luput dari kritik lantaran formasi 4-5-1 yang digunakannya. Puncaknya terjadi hari Rabu lalu saat bertandang ke Belfast, David Beckham cs harus pulang dengan kepala tertunduk karena takluk 1-0. Hasil itu tentu saja membuat pendukung Inggris kecewa berat dan melontarkan protes pada Eriksson.Eriksson sendiri dalam beberapa kesempatan selalu menolak tuntutan untuk melepaskan jabatan pelatih The Three Lions. Mantan pelatih Lazio ini selalu teguh pada pendiriannya bahwa ia akan berhasil meloloskan Inggris ke Jerman."Sama sekali tidak. Kami telah menginjakkan satu kaki kami di Piala Dunia. Kami masih memiliki dua pertandingan dan jika kami memenangkan keduanya kami tetap akan berada di Piala Dunia," seru Eriksson optimis seperti diberitakan Yahoosports, Sabtu (10/9/2005).Tapi pelatih berusia 57 tahun itu bukannya tidak menyadari kritikan tajam yang ditujukan padanya belakangan ini. Eriksson pun menyatakan siap angkat kaki jika gagal meloloskan Inggris ke Jerman tahun depan."Saya memahami kritikan. Kami kalah atas Irlandia Utara dan saya memahami kritikan itu. Jika saya tidak maju ke Piala Dunia, saya tidak akan memiliki pekerjaan di negara ini atau ditempat lain," ujar Eriksson kemudian.Walau begitu Eriksson tetap mengajukan pembelaan atas kekalahan pertama Inggris di kualifikasi Piala Dunia itu. "Bebarapa hal berjalan dengan tidak semestinya hari Rabu lalu, terutama di babak kedua. Tugas pelatih adalah mencoba membenahi hal-hal tersebut. Saya akan berbicara dengan para pemain sebelum kami bermain. Kami akan memperbaiki hasil ini," papar Eriksson.Peluang Inggris untuk lolos ke Jerman memang belum tertutup. Dengan sisa dua pertandingan dan salah satunya melawan pemuncak klasemen Polandia, Inggris masih berpeluang lolos langsung dengan catatan meraih poin maksimal. Kalaupun gagal Inggris masih berpeluang lolos melalui babak play off. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads