Jelang Liga Champions
Milan Harus Belajar dari Istanbul
Senin, 12 Sep 2005 13:09 WIB
Jakarta - Kegagalan pada partai puncak tahun lalu di Istanbul melawan Liverpool tidak mungkin bisa dilupakan. Pengalaman pahit ini harus dijadikan pelajaran oleh AC Milan untuk meraih sukses musim ini.Hal ini diungkapkan oleh striker Milan Andriy Shevchenko yang baru saja membawa timnya menang 3-1 atas Siena di Seri A Minggu (11/9/2005). Bagi striker Ukraina itu kekalahan dari Liverpool melalui adu penalti meski sebelumnya sudah unggul 3-0, akan selalu diingat karena merupakan sejarah comeback paling dramatis di Liga Champions."Mustahil melupakan Istanbul. Tetapi Anda bisa belajar dari masa lalu dan menghapus kesalahan yang telah dilakukan. Liga Champions sangat keras. Anda menghadapi lawan yang tidak membiarkan kesalahan yang Anda lakukan," ujar Sheva seperti dilansir Reuters, Senin (12/9/2005).Di Liga Champions musim ini Milan berada di grup E bersama Fenerbahce, PSV Eindhoven dan Schalke. Pada pertandingan pertamanya hari Rabu (14/9/2005), tim asuhan Carlo Ancelotti akan menjamu Fenerbahce di San Siro.Menjelang pertandingan tersebut Milan dipastikan berada pada kondisi terbaiknya. Selain moral yang sedang baik setelah menang di seri A, juga Christian Vieri siap diturunkan setelah akhir pekan lalu absen melawan Siena karena akumulasi kartu.Namun bukan berarti Milan sudah mengamankan tiga poin pertamanya. Sebab Fenerbahce juga memiliki pede yang tinggi setelah tampil meyakinkan di Liga Turki menang 2-1 atas Ankaraspor, dan berada di puncak klasemen sementara. "Saya tidak akan melakukan perubahan untuk menghadapi Milan sehingga mereka bisa bermain dengan kompak. Kami akan bermain dengan keyakinan. Kami akan membuat kejutan, karena kami yakin bisa mendapatkan sesuatu dengan menggunakan kepala dan hati kami," ujar pelatih Fenerbahce Christoph Daum. (lom/)











































