Jelang Liga Champions
Barca Ingin Lepas dari The Dream Team
Selasa, 13 Sep 2005 13:31 WIB
Jakarta - Sempat memiliki The Dream Team awal tahun 1990-an, ternyata malah menjadi beban bagi Barcelona. Kini Barca ingin lepas dari bayang-bayang tim impian.Untuk pertama kalinya Barcelona meraih empat gelar berturut-turut yakni tahun 1991-1994 di bawah asuhan pelatih Johan Cruyff. Saat itu Barca memiliki beberapa pemain besar seperti Ronald Koeman atau Hristo Stoichkov. Di periode yang sama yakni musim 1991/1992 Barca juga meraih gelar juara Liga Champions untuk yang pertama dan terakhir kalinya.Usai era Stoichkov, Barca seakan kesulitan membentuk tim yang mapan. Namun mulai musim lalu penampilan anak-anak klub Catalan itu sangat menjanjikan. Bahkan kerap dibanding-bandingkan dengan The Dream Team masa Johan Cryuff.Kondisi ini ternyata malah menjadi tekanan yang sulit diatasi Carles Puyol cs. Para pemain Barca mengaku adalah beban yang sangat besar untuk menyamai prestasi para pendahulunya. "Hampir tidak mungkin untuk mengulangi prestasi mereka, karena mereka adalah tim terbaik sepanjang sejarah Barcelona," ujar gelandang Xavi, seperti dilansir Reuters, Selasa (13/9/2005)."Kami memiliki pemain yang sangat siap menyamai apa yang mereka lakukan. Tetapi untuk saat ini tentu sangat sulit membuat perbandingan karena kami baru memenangkan satu gelar dan satu Piala Super. Kami masih sangat jauh dibanding mereka," lanjutnya.Media Spanyol juga ragu tim asuhan Frank Rijkaard mampu mengulangi sukses mereka tahun lalu. Sebab dibandingkan seterunya Real Madrid, Barca hanya mendatangkan dua pamain baru. Sementara Real melakukan pembelian yang sangat luar biasa. Meski demikian gelandang Barca, Deco, menilai bahwa saat ini timnya memang tidak butuh pembelian pemain besar-besaran."Kami memiliki empat pemain inti yang sudah pulih dari cedera musim lalu yakni Gabri, Thiago Motta, Edmilson dan Henrik Larsson. Sekarang kami mendatangkan dua pemain lagi yakni Mark van Bommel dan Santi Ezquerro. Real memang perlu mengganti tim mereka, tetapi kami tidak," tandas Deco.Di Liga Champions musim lalu langkah Barca dihentikan oleh Chelsea di babak perempatfinal. Pengalaman pahit itu ternyata masih membekas hingga sekarang. "Jika membicarakan sepakbola, kami lebih baik dari Chelsea dan semua orang bisa melihatnya. Tetapi akhirnya Chelsea yang maju, kami harus belajar untuk terus berkompetisi dengan kondisi ini. Jika melakukan kesalahan di Liga Champions, Anda akan keluar. Ini adalah kompetisi yang membutuhkan kematangan dan juga keberuntungan.Di babak penyisihan grup C musim ini Barcelona paling diunggulkan maju ke babak knock out sebagai juara grup karena hanya menghadapi tim yang relatif ringan yakni Panathinaikos, Udinese dan Werder Bremen. Pertandingan pertamanya yakni bertandang ke Weserstadion menghadapi Werder Bremen Kamis (15/9/2005).Keterangan foto: Johan Cruyff yang sukses bersama Ajax Amsterdam tahun 1972 menjuarai Piala Super Eropa, juga berhasil menjadi pelatih The Dream Team Bacelona era 1990-an. (lom/)











































