sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 15 Jun 2019 21:42 WIB

Suarez Kenang Masa Suramnya karena Gigit Chiellini

Randy Prasatya - detikSport
Luis Suarez pernah harus gunakan bantuan psikolog untuk bangkit. (Foto: Darren Staples/Reuters) Luis Suarez pernah harus gunakan bantuan psikolog untuk bangkit. (Foto: Darren Staples/Reuters)
Jakarta - Luis Suarez pernah dihukum larangan bermain setelah menggigit Giorgio Chiellini. Suarez merasa hukuman itu sangat membebaninya dan harus dibantu psikolog untuk bangkit.

Insiden itu terjadi pada Piala Dunia 2014 saat Italia bertemu Uruguay. Suarez tak mendapat hukuman di pertandingan atas perbuatan itu, namun tayangan ulang membuat FIFA menyatakan bersalah.

Suarez akhirnya dihukum larangan bermain selama empat bulan, termasuk sembilan pertandingan internasional.

Perilaku Suarez yang suka menggigit lawan juga pernah dilakukan saat membela Ajax Amsterdam dan Liverpool. Namun, perbuatan itu tak seberat saat menggigit pundak Chiellini.


"Istri saya bertanya apa yang terjadi dan saya katakan kepadanya bahwa kami hanya bertabrakan. Saya tidak menerima kenyataan itu, saya menyangkal, dan itu adalah kesalahan besar," kata Suarez di Fox Sports.

"Saya pergi ke psikolog dan itu benar-benar membantu saya menerima kesalahan dan berkembang. Saya sangat menderita selama periode itu, untuk istri saya, anak-anak saya, dan rekan satu tim saya," sambungnya.

"Saya diperlakukan tidak manusiawi. Saya telah menandatangani kontrak dengan Barcelona, tapi saya tidak boleh dipresentasikan kepada media. Saya pikir karier saya sudah berakhir dan harus pensiun," kenangnya.

Suarez akan tampil bersama Timnas Uruguay di Copa America 2019. Uruguay masuk di Grup C bersama Ekuador, Chile, dan Jepang.

(ran/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed