Jerman Tergantung Sama Ballack?

Jerman Tergantung Sama Ballack?

- Sepakbola
Selasa, 11 Okt 2005 07:32 WIB
Jerman Tergantung Sama Ballack?
Jakarta - Kekalahan 1-2 dari Turki di Istanbul akhir pekan lalu, oleh media Jerman disebut sebagai akibat dari absennya Michael Ballack. Benarkah Jerman sangat tergantung pada sang kapten?Ballack terpaksa tidak memperkuat "Tim Panser" ke Turki karena masih menderita flu. Bahkan di pertandingan hari Kamis (13/10/2005) mendatang, Ballack juga kembali absen saat Jerman menjamu Cina di Hamburg, karena flu yang dideritanya masih belum sembuh.Absennya Ballack menjadi kehilangan yang sangat besar bagi Jerman. Sebab pemain yang diangkat menjadi kapten oleh pelatih Jurgen Klinsmann menggantikan Oliver Kahn itu, memiliki peran yang hampir tidak tergantikan di lini tengah. Dari 60 kali membela Jerman, Ballack telah mencetak 29 gol.Klinsmann memang mendapat kritikan setelah kalah dari Turki. Namun absennya Ballack ditambah alasan Klinsmann untuk menguji para pemain mudanya ternyata bisa diterima suporter sebagai alasan."Suporter sangat pantas mengkritik. Tetapi kami kehilangan pemimpin di lapangan tengah, sementara pemain muda butuh dipersiapkan untuk lebih baik. Kami melihat masih banyak hal yang harus diperbaiki," ujar Kinsmann.Alasan Klinsmann memang mampu meredam kritikan. Namun tidak semua setuju dengan hal tersebut, salah satunya ialah Kahn. Rekan setim Ballack di Munich ini mengaku tidak bisa menerima kekalahan dengan alasan Ballack absen."Saya tidak bisa menerima hal seperti ini. Alasan karena Ballack absen tidak bisa diterima," tegasnya seperti dilansir Reuters, Senin (10/10/2005).Bukan hanya Kahn, asisten Klinsmann Joachim Low juga memiliki penilaian yang sama. "Kami tidak bisa bersembunyi di belakang Ballack. Dia bisa saja cedera saat Piala Dunia," ujarnya.Di pertandingan sebelumnya posisi Ballack diisi oleh Tim Borowski. Namun gelandang Werder Bremen itu tampil tidak istimewa. Meski demikian kemungkinan Klinsmann akan kembali menurunkannya saat menghadapi Cina. Sebagai tuan rumah, Jerman otomatis lolos ke Piala Dunia 2006 tanpa melalui kualifikasi. Satu-satunya kesempatan untuk mempersiapkan tim adalah dengan menggelar partai uji coba.Sumber foto: (AFP/Oliver Lang). (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads