sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 25 Jun 2019 13:03 WIB

Apparel Apa yang Mendominasi Eropa? Nike, Adidas, atau Puma?

Doni Wahyudi - detikSport
El Clasico menjadi duel Nike vs Adidas di Liga Spanyol (Albert Gea/Reuters) El Clasico menjadi duel Nike vs Adidas di Liga Spanyol (Albert Gea/Reuters)
Jakarta - Dengan kontrak mencapai puluhan juta poundsterling semusim, apparel olahraga jadi salah satu sumber pemasukan besar buat klub. Siapa paling dominan di Eropa?

Menurut Independent, di antara enam kompetisi teratas Eropa saat ini (Italia, Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Portugal), klub dengan nilai sponsor apparel terbesar adalah Real Madrid. Bersama Adidas, El Real menyepakati deal senilai 110 juta poundsterling untuk periode 2020 sampai 2030.

Meski memegang rekor sebagai pemilik kontrak terbesar, Adidas ternyata bukan raja di Eropa (setidaknya di enam kompetisi teratas benua tersebut). Saat ini Nike menjadi apparel olahraga yang paling banyak dipakai. Tercatat angkanya mencapai 15,61%. Sementara Adidas berada di posisi kedua dengan jumlah 10,97%.



Sedikit mengejutkan adalah keberadaan Macron di posisi tiga. menurut data yang dihimpun IQUII Sport , apparel asal Italia itu dapat pasar 9,7% di enam kompetisi teratas Eropa. Mereka mengalahkan Puma yang hanya bisa berada di posisi empat dengan angka 8,86%.

Lazio jadi salah satu klub Italia yang menggunakan MacronLazio jadi salah satu klub Italia yang menggunakan Macron Foto: Paolo Bruno/Getty Images


Macron banyak dipakai di Liga Italia Serie A, di mana lima klub tercatat memakai produk itu di musim lalu. Mereka adalah Udinese, SPAL, Bologna, Lazio, dan Cagliari.

Macron malah menjadi apparel paling dominan di Italia, mengalahkan Kappa yang ada di posisi dua dan dipakai empat klub (Torino, Napoli, Sassuolo, dan Empoli). Sementara cuma dua klub memakai Nike (Inter Milan dan AS Roma) dan satu menggunakan Adidas (Juventus) serta Puma (AC Milan).

Di Premier League penyebarannya lebih merata. Enam klub memakai Adidas, sementara Nike, Puma, serta Umbro masing-masing digunakan empat klub. Sisanya adalah New Balance (Liverpool) dan Under Armor (Southampton).

Bayern Munich satu-satunya yang didukung apparel Adidas di Liga Jerman musim laluBayern Munich satu-satunya yang didukung apparel Adidas di Liga Jerman musim lalu Foto: REUTERS/Andreas Gebert


Menjalin kerjasama dengan lima klub, Nike mendominasi Bundesliga. Perusahaan aparel asal Amerika Serikat itu mengalahkan Puma, Umbro, (3 klub), Lotto (2), serta Jako, hummel, Uhlsport, dan adidas (masing-masing 1).

Bagaimana di LaLiga? Kelme menjadi yang paling dominan setelah menjalin kerjasama dengan lima klub. Sementara Adidas dan Nike ada di posisi dua dengan masing-masing mendukung tiga klub.

Perusahaan aparel lain yang mendukung klub Liga Spanyol (musim lalu ) adalah Joma (3), Macron (2), Kappa (1), Hummel (1), Umbro (1), New Balance (1) dan Puma (1).

(din/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com