sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 01 Jul 2019 14:10 WIB

Sinar Benderang Fabian Ruiz di Negeri Pizza

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Fabian Ruiz bersinar terang di Piala Eropa U21 (Alberto Lingria/REUTERS) Fabian Ruiz bersinar terang di Piala Eropa U21 (Alberto Lingria/REUTERS)
Udine - Karier Fabian Ruiz tengah bagus-bagusnya saat ini. Setelah musim debut yang oke bersama Napoli, Ruiz membawa Spanyol juara Piala Eropa U-21.

Ruiz jadi salah satu pembelian Napoli musim panas lalu. Dia didatangkan dari Real Betis dengan banderiol 30 juta euro. Awalnya kedatangan Ruiz diragukan mengingat dia diplot sebagai pengganti Jorginho yang pindah ke Chelsea.

Apalagi tak banyak fans Napoli yang tahu bagaimana penampilan apiknya bersama Betis. Pasalnya Ruiz baru moncer di musim lalu saat membuat tiga gol dari 35 penampilan di seluruh kompetisi.

Gaya Ruiz sebagai gelandang tengah yang mampu menjaga keseimbangan tim membuat Carlo Ancelotti kepincut. Dia membuktikan bahwa Napoli tak salah mendatangkannya sebagai penerus Marek Hamsik.




Ruiz jadi andalan di lini tengah dengan kemampuan passing-nya serta tekel yang mumpuni. Dia juga piawai melepaskan umpan kunci untuk rekan-rekannya. Statistiknya musim lalu, Ruiz bikin tujuh gol dan empat assist, bukan debut yang buruk.

Performa itu pula yang dibawa Ruiz saat memperkuat Timnas Spanyol di Piala Eropa U-21 2019. Bermain empat kali sejak awal turnamen, Ruiz bikin dua gol dan dua assist.

Salah satu golnya pun terbilang penting yakni saat Spanyol mengalahkan Jerman 2-1 pada partai final yang dihelat di Friuli, Senin (1/7/2019) dini hari WIB tadi. Atas performa itulahnya, Ruiz dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen itu.

Ruiz kini jadi perbincangan banyak orang karena performa apiknya dan bukan tak mungkin, namanya akan menghiasi bursa transfer di masa mendatang. Apalagi dia mampu membawa Spanyol melaju ke semifinal meski sempat kalah 1-3 dari Italia di partai pembuka.


Sinar Benderang Fabian Ruiz di Negeri PizzaFoto: Alberto Lingria/REUTERS


"Saya senang sekali bisa memenangi penghargaan ini, tapi yang terpenting adalah gelar juara," ujar Ruiz seperti dikutip Sportskeeda.

"Kami memulai dengan buruk saat menghadapi Italia, dan segalanya menjadi sulit. Kami harus mengalahkan Polandia dengan selisih lebih dari tiga gol. Tapi tim ini penuh percaya diri dan kami pantas jadi juara," sambungnya.

"Kuncinya adalah kebersamaan - kami punya semangat yang hebat sebagai tim. Kami memberikan yang terbaik. Jerman adalah tim hebat dan kami menderita bersama-sama."

"Mereka punya pemain hebat tapi keunggulan 2-0 membuat kami lebih tenang serta percaya diri. Saya rasa kami pantas jadi juara," demikian Ruiz.




Sinar Benderang Fabian Ruiz di Negeri Pizza
(mrp/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com