sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 25 Sep 2019 19:33 WIB

Robertson Lebih Pantas Masuk FIFA FIFPro 2019 Dibanding Marcelo, Apa Iya?

Bayu Baskoro Febianto - detikSport
Andrew Robertson dianggap lebih pantas masuk FIFA FIFPro XI dibanding Marcelo (REUTERS/Phil Noble) Andrew Robertson dianggap lebih pantas masuk FIFA FIFPro XI dibanding Marcelo (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta - Kemunculan Marcelo dalam Tim Terbaik FIFA FIFPro 2019 menuai perdebatan. Bek Real Madrid itu dinilai tidak lebih baik dari bintang muda Liverpool, Andrew Robertson.

Pada gala seremoni penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019 yang berlangsung di Milan, Selasa (24/9/2019) dini hari WIB, otoritas sepakbola tertinggi dunia itu juga mengumumkan pemain yang masuk daftar tim terbaik. Terpilih 11 nama untuk mengisi masing-masing posisi di atas lapangan.

Alisson Becker, Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Marcelo, Sergio Ramos, Eden Hazard, Frenkie de Jong, Luka Modric, Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo masuk dalam skuat Tim Terbaik FIFA FIFPro 2019.

Pro dan kontra pun menyeruak terkait beberapa nama yang dianggap tidak pantas masuk tim terbaik itu. Marcelo salah satunya.



Bek kiri Real Madrid itu diklaim bukanlah yang terbaik saat ini. Ada yang menilai Andy Robertson lebih pantas mengisi posisi Marcelo dalam tim itu.

Bek Liverpool itu menjalani musim luar biasa di 2019 ini. Ia sukses mengantarkan The Reds menjadi kampiun Eropa, plus membawa timnya menjadi runner up Liga Inggris dengan satu kekalahan saja di liga.

Berdasarkan statistik dari Whoscored, pemain bertahan Skotlandia itu memang memiliki kinerja lebih oke dibandingkan Marcelo. Itu tergambar jelas pada statistik beberapa atribut mereka berdua

Marcelo bermain 23 kali Liga Spanyol 2018/2019, dengan total 1.841 menit berada di lapangan. Sementara Robertson turun di 36 pertandingan Premier League dan mencatatkan waktu bermain sebanyak 3.219 menit.



Dalam jumlah tekel, bek Liverpool tersebut unggul jauh dari saingannya di Madrid itu. Robertson mampu melakukan 80 tekel, berbanding 34 tekel yang dilakukan Marcelo.

Jumlah intersep bola yang dilakukan Robertson juga lebih banyak dibandingkan Marcelo. Ia sukses melakukan 30 intersep, sedangkan bek asal Brasil itu hanya bisa 17 kali.

Sapuan bola yang dilakukan mantan pemain Hull City tersebut turut unggul dibandingkan Marcelo. Robertson berhasil melakukannya sebanyak 47 kali, berbanding 14 kali sapuan bola yang dilakukan pemain berusia 31 tahun itu.

Robertson juga berhasil memblok 6 tembakan lawan, sementara Marcelo hanya 2 kali memblok tendangan musuh. Ia pun sukses menjaga timnya tak kebobolan selama 21 pertandingan, sementara Real Madrid hanya mencatatkan 4 clean sheet.



Satu-satunya keunggulan Marcelo dari Robertson adalah dalam melakukan pelanggaran dan koleksi kartu kuning. Ia melanggar lawan sebanyak 19 kali dan meraih 6 kartu kuning, berbanding 18 kali pelanggaran dan 4 kartu kuning milik bek Liverpool itu.

Untuk urusan berkontribusi dalam serangan, Robertson kembali menunjukkan keunggulannya daripada Marcelo dengan 11 asisst berbanding 2.

Keunggulan nyata Marcelo adalah dalam produktivitas. Dia berhasil bikin dua gol, sementara Robertson tak mencatatkan gol atas namanya sendiri.

Simak Video "Marcelo Lusardi, Penyandang Tunanetra yang Jago Main Skateboard"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com