sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 15 Okt 2019 10:30 WIB

Serangan Rasial Fans Bulgaria Dikecam (dan Dibalas 6 Gol)

Bayu Baskoro Febianto - detikSport
Raheem Sterling jadi salah satu pemain Inggris yang jadi korban serangan rasial dalam laga dengan Bulgaria  (Catherine Ivill/Getty Images) Raheem Sterling jadi salah satu pemain Inggris yang jadi korban serangan rasial dalam laga dengan Bulgaria (Catherine Ivill/Getty Images)
Jakarta - Timnas Inggris dapat serangan rasial saat bertandang ke markas Bulgaria. Pemain The Three Lions dan FA mengecam aksi tersebut, sambil membalas dengan kemenangan 6 gol.

Laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup A antara Bulgaria vs Inggris digelar di Stadion Vsil Levski, Sofia, Selasa (15/10/2019) dini hari WIB, dua kali dihentikan wasit di babak pertama. Laga disetop pada menit ke-30 dan 41 karena teriakan rasial yang terdengar dari tribun penonton.

Beberapa fans Bulgaria kedapatan mengeluarkan suara bernada rasial kepada para pemain kulit berwarna Inggris. Ada juga yang terlihat melakukan salam Nazi, yang dilarang di Eropa.

Seusai pertandingan, Federasi Sepakbola Inggris (FA) mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. FA memastikan jika para pemainnya menjadi objek serangan rasialisme.



"FA bisa memastikan jika para pemain Inggris menjadi sasaran nyanyian rasial yang menjijikan saat bermain di Kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Bulgaria. Hal ini tidak dapat diterima di setiap level permainan dan fokus kami adalah mendukung para pemain dan staf Inggris yang terlibat," tulis pernyataan resmi yang dikeluarkan FA, dikutip dari Sky Sports.

"Seperti yang kita sadari secara menyedihkan, ini bukan pertama kalinya para pemain kami mengalami pelecehan tingkat tinggi dan tidak ada tempat untuk perilaku semacam ini di masyarakat, apalagi dalam sepakbola. Kami akan meminta UEFA untuk menyelidiki kasus ini sebagai masalah yang mendesak," tambah pernyataan tersebut.

Beberapa pemain kulit berwarna The Three Lions yang menjadi sasaran diskriminasi tersebut ikut bersuara seusai pertandingan. Melalui media sosial, mereka mengecam aksi yang dilakukan segelintir fans Bulgaria itu.



"Merasa menyesal mengetahui Bulgaria diwakili oleh orang-orang idiot seperti itu di stadion. Bagaimanapun juga, 6-0 dan kami akan kembali pulang, setidaknya kami sudah melakukan tugas kami. Hati-hati di jalan untuk para fan kami, kalian luar biasa," cuit Raheem Sterling via media sosial Twitter.

"Bukan situasi yang mudah untuk bermain dan bukan situasi yang seharusnya terjadi pada 2019. Bangga karena kami dapat melampauinya dan merenggut tiga poin, tetapi ini perlu untuk dikeluarkan," ujar Marcus Rashford, yang menjadi salah satu sasaran aksi rasialisme di laga tersebut.

"Momen yang sangat membanggakan bagi saya dan keluarga saya karena saya dapat melakukan debut bersama timnas Inggris. Insiden yang tidak menyenangkan di pertandingan dapat dikendalikan sebaik mungkin dan bangga dengan cara kami menanganinya," kata Tyrone Mings, pemain yang menjalani debut dengan The Three Lions pada pertandingan tersebut.



Simak Video "Ini 4 Tim yang Lolos ke Piala Eropa 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(din/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com