sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 15 Okt 2019 12:05 WIB

Andriy Shevchenko: Striker Top, Pelatih Jempolan

Adhi Prasetya - detikSport
Andriy Shevchenko menjadi orang pertama yang membawa Ukraina tampil di Piala Eropa sebagai pemain dan pelatih. Foto: Dan Istitene/Getty Images Andriy Shevchenko menjadi orang pertama yang membawa Ukraina tampil di Piala Eropa sebagai pemain dan pelatih. Foto: Dan Istitene/Getty Images
Jakarta -

Andriy Shevchenko membuat sejarah baru untuk Timnas Ukraina. Ia menjadi orang pertama di negaranya yang tampil di Piala Eropa dengan tiga status berbeda.

Ukraina sukses mengalahkan tuan rumah Portugal 2-1 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020, Selasa (15/10) dinihari WIB. Kemenangan itu membuat Andriy Yarmolenko dkk memastikan satu tiket lolos ke Piala Eropa tahun depan. Posisi mereka di puncak klasemen Grup B dengan perolehan 19 poin dipastikan tak akan terkejar siapapun.

Keberhasilan ini membuat Ukraina lolos ke Piala Eropa untuk ketiga kali secara beruntun, yakni di tahun 2012, 2016, dan 2020. Prestasi ini juga makin terasa istimewa buat Sheva, sebab ia selalu berpartisipasi di tiga turnamen tersebut.

Andriy Shevchenko saat membela AC MilanAndriy Shevchenko saat membela AC Milan Foto: AFP PHOTO/CARL DE SOUZA



Pada edisi 2012, Ukraina menjadi tuan rumah bersama Polandia. Sheva yang waktu sedang di penghujung karirnya tampil dengan status kapten tim. Ia mencetak dua gol selama turnamen, namun gagal membawa Ukraina lolos dari fase grup. Setelahnya, Sheva memutuskan pensiun dari sepakbola, dengan catatan 111 caps dan 48 gol untuk Timnas Ukraina. Ia lalu sedikit menepi dari sepakbola dan terjun ke dunia politik.

Empat tahun setelah gantung sepatu, barulah Sheva kembali ke dunia sepakbola. Ia ditunjuk sebagai asisten pelatih Ukraina, Mykhaylo Fomenko pada Februari 2016, empat bulan jelang Piala Eropa di Prancis. Sebagai eks pemain yang kenyang pengalaman internasional, ia diharapkan bisa membantu penampilan para pemain Ukraina. Namun apes bagi Fomenko, Ukraina tersingkir cepat setelah menjadi juru kunci di grup dengan menelan tiga kekalahan dan gagal mencetak sebiji gol pun.

Usai mimpi buruk itu, Fomenko mundur. Sheva pun ditunjuk menggantikannya. Ini menjadi debut kepelatihannya di sepakbola. Yang namanya permulaan identik dengan kegagalan. Hal yang sama berlaku bagi Sheva. Ukraina gagal dibawanya olos ke Piala Dunia 2018. Kendati demikian, ia tetap dipertahankan. Sheva pun lalu membayar kepercayaan itu. Perlahan, hasilnya mulai terlihat.


Pada ajang
UEFA Nations League 2019 lalu, Ukraina berhasil dibawanya promosi dari liga B ke liga A. Kemudian di Kualifikasi Piala Eropa 2020, Sheva membuat timnya tak terkalahkan sampai saat ini.

Enam kemenangan dan satu hasil imbang mengantar
Ukraina kembali lolos ke Piala Eropa 2020. Ukraina mengangkangi Portugal, yang sebelumnya lebih dijagokan bisa lolos duluan dan jadi juara grup.

Sukses Sheva mengantar Timnas Ukrania ke Piala Eropa 2020 terjadi hanya sepekan setelah dia digosipkan akan kembali ke AC Milan sebagai pelatih. Sheva adalah salah satu striker terbaik yang pernah dipunya Rossoneri. Di Italia dia menjalani periode terbaiknya, di mana ia berhasil membawa Rossoneri menjuarai Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions, plus memenangi Ballon d'Or.



Simak Video "Ini 4 Tim yang Lolos ke Piala Eropa 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com