sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 16 Okt 2019 00:47 WIB

Buntut Aksi Rasialisme, Presiden PSSI-nya Bulgaria Mundur

Bayu Baskoro Febianto - detikSport
Aksi pelecehan berbau rasial dilakukan fans Bulgaria saat menghadapi Inggris (Catherine Ivill/Getty Images) Aksi pelecehan berbau rasial dilakukan fans Bulgaria saat menghadapi Inggris (Catherine Ivill/Getty Images)
Sofia - Presiden Federasi Sepakbola Bulgaria (BFS), Borislav Mihaylov, mengundurkan diri usai aksi rasialisme di laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 versus Inggris.

Pertandingan yang dihelat di di Stadion Vasil Levski, Selasa (15/10/2019) dini hari WIB itu dinodai ejekan rasial yang diarahkan kepada pemain The Three Lions dari tribun penonton dan membuat laga sempat dihentikan dua kali di babak pertama akibat insiden tersebut.

Ejekan rasialis itu berupa nyanyian dan suara monyet yang ditujukan kepada para pemain kulit berwarna Inggris, yakni Raheem Sterling, Marcus Rashford, dan Tyrone Mings. Segelintir pendukung Bulgaria juga menunjukkan gestur provokatif dengan melakukan salam Nazi yang dilarang di Eropa.

Setelah pertandingan yang dimenangi Inggris dengan skor 6-0 tersebut, berbagai kecaman pun dilontarkan atas insiden rasialisme itu. Perdana Menteri Bulgaria, Bouko Borissov, meminta Borislav Mihaylov mundur dari jabatannya sebagai presiden BFS.






"Saya mendesak Borislav Mihaylov mundur dari jabatannya sebagai presiden Federasi Sepakbola Bulgaria. Setelah kekalahan memalukan timnas Bulgaria kemarin dan juga hasil buruk persepakbolaan kami, saya memerintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga Krasen Kralev untuk memutuskan segala hubungan dengan BFS, termasuk masalah pendanaan, sampai Mihaylov mengundurkan diri," ujar PM Bouko Borissov dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari AS.

"Saya sangat mengutuk perilaku beberapa penonton yang hadir di stadion saat itu. Tidak dapat diterima bahwa Bulgaria, yang merupakan salah satu negara paling toleran di dunia, dan (di mana) orang-orang dari berbagai etnis dan agama hidup dalam damai, dikaitkan dengan rasialisme dan xenofobia," sambung pernyataan resmi tersebut.

Desakan PM Bulgaria tersebut menjadi kenyataan. Mihaylov langsung mundur per Selasa (15/10) melalui pernyataan resmi di situs Federasi Sepakbola Bulgaria.





"Hari ini Presiden Federasi Sepakbola Bulgaria (BFS) Borislav Mihaylov telah mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran dirinya akan disampaikan kepada anggota Komite Eksekutif federasi pada pertemuan Jumat ini," tulis pernyataan resmi BFS seperti dikutip Daily Mail.

Pada hari yang sama, kantor Federasi Sepakbola Bulgaria digrebek oleh 30 petugas berseragam dari Dewan Keamanan Negara. Belum ada pernyataan resmi mengenai alasan penggeledahan markas BFS ini.




Simak Video "Ini 4 Tim yang Lolos ke Piala Eropa 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com