Kamerun vs Maroko Terimbas Kerusuhan Prancis
Kamis, 10 Nov 2005 02:26 WIB
Jakarta - Kerusuhan yang melanda banyak kota di Prancis juga berimbas ke sepakbola. Partai persahabatan Kamerun kontra Maroko yang rencananya akan digelar di Prancis terpaksa dibatalkan.Pertandingan antara dua negara Afrika itu rencananya akan dilangsungkan di Evry-Bondoufle, sebuah kota kecil di selatan kota Paris pada Selasa (15/11/2005) minggu depan.Namun seiring pemberlakuan keadaan darurat oleh pemerintah Prancis hari Rabu (9/11/2005) kemarin, pertandingan tersebut dipastikan gagal terwujud. Otoritas pemerintahan setempat telah mengeluarkan larangan menggelar pertandingan bagi kedua negara itu."Mereka mengatakan pada kami tidak akan mengizinkan pertandingan," ungkap juru bicara Federasi Sepakbola Maroko, FRMF (Federation Royale Marocaine de Football), seperti diberitakan Eurosport, Kamis (10/11/2005).Meski begitu, pertandingan persahabatan yang sudah terlanjur direncanakan itu tetap diusahakan untuk digelar. Pemindahan lokasi pertandingan tengah dipikirkan untuk menjadi alternatif yang bisa dipilih."Kami mempertimbangkan tempat lain, tapi kami tak bisa bilang di mana atau kapan pertandingan itu akan berlangsung. Yang bisa saya bilang saat ini adalah bahwa pertandingan tak akan dilangsungkan di Evry," tambah juru bicara itu.Dengan penetapan keadaan darurat yang berlaku untuk lebih dari 30 kota, termasuk ibukota Paris dan daerah pinggiran, polisi berhak untuk melakukan sweeping, menangkap perusuh, melarang atau membatasi kegiatan orang dan menutup ruang publik yang bisa digunakan para perusuh. Atas kebijakan itulah pihak kepolisian kemudian juga berwenang untuk melarang digelarnya pertandingan persahabatan tersebut.Foto: Ribuan kendaraan menjadi sasaran pembakaran dalam kerusuhan di Prancis yang sudah berlangsung selama dua minggu berturut-turut (AFP). (lom/)










































