Jelang Playoff PPD 2006
Viduka: Socceroos Siap!
Selasa, 15 Nov 2005 14:05 WIB
Jakarta - Kekalahan 0-1 atas Uruguay di leg pertama playoff tidak mematahkan semangat Australia. Sebaliknya, kapten Mark Viduka yakin Socceroos telah siap menuju Jerman. Para pemain Australia melakukan latihan dengan santai setelah kembali dari Montevideo, Senin (14/11/2005). Padahal Socceroos butuh dua gol atau lebih dan juga harus bertahan agar Uruguay tidak menjebol gawang mereka.Namun Viduka tetap optimis akan peluang skuadnya saat menjamu Uruguay di Telstra Stadium, Sydney, Rabu (16/11/2005) sore. Striker klub Middlesbrough ini menyatakan bahwa timnasnya sangat siap untuk menghadapi Uruguay. "Para pemain tentu sangat tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat berbeda di sini dan berharap akan 85 ribu orang akan mendukung kami," ungkapnya seperti dilansir Fox Sport, Selasa (15/11/2005). "Saya pikir tim kami memiliki banyak opsi menyerang dan juga kami tampil di kandang di depan fans kami. Kami sudah tidak sabar bermain dengan dukungan para suporter kami," lanjut Viduka. Pelatih Australia Guus Hiddink tampaknya telah siap memoles skuadnya setelah sempat kalah 1-0 kemarin. Kabarnya, Marco Bresciano dan Tim Cahill siap dipasang sebagai starter pada pertandingan nanti. Bresciano telah menunjukan kemampuannya setelah masuk sebagai pemain pengganti dengan sering melepaskan tendangan jarak jauh yang berbahaya ke gawang Uruguay. Ia juga handal dalam mengeksekusi bola-bola mati. Sementara Cahill tampaknya akan tetap dimainkan oleh Hiddink karena masih dibutuhkan di depan gawang lawan. Selain itu pemain klub Everton ini juga sangat tangguh bertarung di udara. Sedangkan Harry Kewell dikabarkan tak akan dimainkan menyusul performanya yang kurang memuaskan saat leg pertama. Namun mantan pelatih Australia Rale Rasic yakin pemain Liverpool ini akan tetap dimainkan. "Dia (Harry Kewell) telah dimainkan saat di Montevideo dan dia juga akan tetap bermain di Sydney. Ini tidak diragukan lagi. Guus Hiddink masih tetap yakin kepadanya," ungkap Rale Rasic.Foto: Mark Viduka (AFP/Greg Wood). (key/)











































