Australia Lolos ke Jerman Lewat Adu Penalti

Australia Lolos ke Jerman Lewat Adu Penalti

- Sepakbola
Rabu, 16 Nov 2005 19:43 WIB
Australia Lolos ke Jerman Lewat Adu Penalti
Jakarta - Australia akhirnya meraih tiket ke Jerman lewat kemenangan adu penalti 4-2 melawan Uruguay, setelah selama 120 menit kedudukan agregat bertahan di angka 1-1.Ini adalah kali kedua Socceroos berlaga di putaran final Piala Dunia setelah yang pertama terjadi lebih dari tiga dasawarsa yang lalu, yakni tepatnya di Jerman 1974. Pada pertandingan di stadion Telstra, Sydney, Rabu (16/11/2005), Australia unggul 1-0 hingga akhir babak kedua sehingga tambahan 2 X 15 menit harus diadakan karena pada leg pertama di Montevideo akhir minggu lalu Uruguay menang dengan skor yang sama.Selain Mark Bresciano yang mencetak gol tunggal di pertengahan babak pertama, bintang Australia lain adalah Mark Schwarzer. Kiper klub Middlesbrough ini layak dipuji lewat aksinya menggagalkan dua tendangan penalti Uruguay. Jalannya pertandinganTuan rumah mengawali pertandingan dengan tegang. Uruguay memanfaatkan situasi ini dengan menekan lebih dulu. Di menit ketiga tendangan bebas Alvaro Recoba gagal dijinakkan Schwarzer, tapi bola muntah juga gagal di-rebound Carlos Diogo.Recoba kembali memperlihatkan kepiawaiannya dalam menciptakan peluang dari bola-bola mati. Di menit 12 eksekusinya dari luar kotak penalti melahirkan kemelut di mulut gawang lawan sebelum bola disundul keluar oleh seorang pemain Australia.Dari momen itu Uruguay memperoleh korner. Sekali lagi Recoba jitu menemukan rekannya buat dikirim bola lambung, namun sundulan Diego Lugano melenceng tipis ke tiang jauh.Australia membuka shot on goal-nya semenit kemudian. Sebuah tembakan keras Brett Emerton mampu dihentikan Fabian Carini. Kiper klub Cagliari itu kembali beraksi menyelamatkan gawangnya dari sambaran Jason Culina di menit 18.Recoba hampir membungkam suporter Sydney saat ia berhasil melepaskan diri dari penjagaan Tony Popovich di menit 19. Namun tembakan kerasnya dari depan kotak 16 meter masih melebar ke kanan gawang Schwarzer.Sejauh itu pertandingan berlangsung keras dengan tensi tinggi. Tekel-tekel kasar sering berhamburan, sementara pemain-pemain Uruguay mendapat teror tinggi dari penonton yang sebagian besar memakai baju warna kuning, warna kebesaran Negeri Kangguru.Di menit 32 Hiddink menarik keluar Popovich yang sudah mengantongi kartu kuning dan memasukkan Harry Kewell. Gelandang serang Liverpool ini berhasil meningkatkan daya dobrak Australia. Gerakan-gerakannya cukup merepotkan sektor kanan pertahanan Uruguay.Dua menit menjejak lapangan Kewell langsung berperan dalam terciptanya gol pemecah kebuntuan. Dari sontekan Mark Viduka, ia masuk dari second line dan berusaha melakukan shooting. Namun sepakannya luput, tapi bola tetap bergulir ke tengah kotak penalti, yang kemudian disambar Mark Bresciano tanpa bisa dibendung Carini.Di babak kedua Australia langsung menggebrak. Ini harus dilakukan karena unggul 1-0 belum meloloskan mereka. Namun mereka-lah yang hampir kebobolan saat sundulan Marcelo Zalayeta di menit 48 terarah ke tanah lalu mental ke atas mistar gawang Schwarzer.Di menit 55 Australia memiliki peluang emas saat tendangan voli Bresciano meneruskan sundulan pendek Viduka melesat tipis di atas gawang Carini. Kans terbaik Australia diperoleh Kewell di menit 80. Lolos dari perangkap offside, ia tak mampu menendang keras dengan kaki kanannya sehingga Carini dapat mementahkannya, meskipun mereka sudah berhadap-hadapan. Hingga babak kedua berakhir skor tetap 1-0 dan perpanjangan waktu harus dilakukan.Di 15 menit pertama perpanjangan waktu, usaha masih terus dilakukan baik oleh Australia maupun Uruguay. Namun tetap saja kedua tim ini belum mampu menghadirkan gol kemenangan hingga akhir 15 menit pertama.Begitu pula di lima belas menit kedua, tensi pertandingan tetap tinggi dan permainan tetap ketat. Sebuah sundulan Viduka masih belum mampu menjebol gawang Fabian Carini yang beberapa kali mendapat serangan. Di lima menit terakhir Uruguay lebih mendominasi serangan. Akhirnya pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti setelah 30 menit perpanjangan waktu kedudukan agregat tetap 1-1. Australia mendapatkan kesempatan pertama dan Kewell melakukannya tugasnya dengan baik. John Aloisi menjadi penentu kemenangan tuan rumah setelah eksekusi dua pemain Uruguay Dario Rodriguez dan Zalayeta digagalkan Schwarzer. Algojo Australia yang gagal adalah kapten Viduka, setelah tembakannya diantisipasi Carini.Tim : Australia: Mark Schwarzer, Tony Vidmar, Lucas Neill, Jason Culina, Vincenzo Grella, S. Chipperfield, Tim Cahill, Mark Viduka, Harry Kewell (Tony Popovic 32'), John Aloisi (Mark Bresciano 96'), Josip Skoko (Brett Emerton 111').Uruguay: Fabian Carini, Pablo Garcia, Dario Rodriguez, Diego Lugano, C. Diogo, G. Rodriguez, Gustavio Varela, R. Morales, F. Estoyanoff (Mario Regueiro 98'), Marcelo Sosa (Paolo Montero 81'), M. Zalayeta (Alvaro Recoba 73').Foto: Skuad Australia merayakan selebrasi lolos pertama kalinya ke putaran final Piala Dunia sejak 1974. Skuad Guus Hiddink ini berhasil mengalahkan Uruguay lewat adu penalti 4-2. (AFP/Torsten Blackwood). (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads