sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 11 Des 2019 14:34 WIB

Neymar Dituding Provokatif dan Cengeng di Lapangan

Bayu Baskoro - detikSport
Neymar dituding kerap melakukan tindakan provokatif di lapangan, serta cengeng saat dilanggar (Foto: Photo by Pascal GUYOT / AFP)
Paris - Bintang Paris Saint-Germain, Neymar, dituding bersikap provokatif dan cenderung cengeng saat di lapangan. Ia disebut tidak mau menghargai orang lain.

PSG bertandang ke markas Montpellier, Sabtu (7/12/2019) dalam lanjutan Liga Prancis. Meski tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Leandro Paredes, Les Parisien menutup laga dengan kemenangan 3-1 via gol Neymar, Kylian Mbappe, dan Mauro Icardi.

Neymar mencetak gol penyama kedudukan PSG lewat tendangan bebas di menit ke-74. Tendangan tersebut diberikan usai pemain berusia 27 tahun itu dilanggar Pedro Mendez, hingga bek Montpellier itu diganjar kartu kuning kedua.




Seusai pertandingan, pelatih Montpellier, Michel Der Zakarian, menyebut gaya bermain dan sikap Neymar di lapangan tidak mencerminkan kualitasnya sebagai seorang bintang. Mantan pemain Barcelona itu disebutnya kerap melakukan aksi provokatif terhadap lawan, tapi cenderung cengeng saat dilanggar.

"Dia selalu memprovokasi lawan-lawannya dengan skill dan kemampuannya menggiring bola saat pertandingan. Ketika ia dilanggar, dirinya selalu merengek," ujar Der Zakarian dikutip dari AS.

Tidak hanya itu, Neymar juga kedapatan gestur yang menyuruh para pendukung Montpellier di tribun penonton untuk diam. Ia bahkan terekam kamera terlibat perseteruan dengan striker tim tuan rumah, Andy Delort, di lorong stadion seusai laga.

Kedua pemain itu saling meluapkan amarah lewat kata-kata, hingga nyaris terjadi baku hantam di antara mereka. Tetapi hal itu dapat dihindarkan, lantaran Neymar dan Delort keburu dipisahkan pihak keamanan.


[Gambas:Youtube]



"Dia pemain hebat dan sungguh menyedihkan di akhir pertandingan dirinya membuat semua orang terluka. Saya mengatakan kepadanya jika timnya unggul 3-1," ujar Delort.

"Dia memainkan 63 kali satu-dua, ia tidak perlu seperti itu tapi ia mengatakan ke saya jika dirinya hanya memainkan umpan saja. Itu tidak menunjukkan rasa hormat, tetapi memang kami tak mendapatkan pendidikan yang sama," dia menambahkan.

"Saya bilang kepadanya untuk bisa menghargai orang lain. Ketika anda menjadi idola maka anda harus menunjukkan nilai-nilai yang benar. Sikapnya sejak dia di Prancis dilihat orang banyak, ia ada di atas dan membuat orang-orang marah, serta berbicara dengan buruk," Delort mengungkapkan.




Simak Video "Sesumbarnya Neymar: PSG Akan ke Final Liga Champions"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com