Jelang Liga Champions
Menanti Kembalinya Crouch
Selasa, 22 Nov 2005 12:50 WIB
Jakarta - Liverpool menghadapi matchday 5 melawan Real Betis dengan mood yang baik. Maklum Steven Gerrard cs hampir pasti lolos ke-16 besar. Tapi buat Peter Crouch ada misi yang harus dilakukannya. Liverpool sekarang mantap di puncak klasemen Grup G dengan nilai 10. Skuad besutan Rafael Benitez cuma membutuhkan nilai satu alas imbang saat menjamu Betis di Anfield pada matchday 5 untuk memastikan tiket 16 besar. Secara psikologis hal tersebut tak bakal sulit mengingat mereka bertanding di kandangnya. Apalagi Liverpool juga tak dipusingkan oleh cedera pemain inti. Meski secara psikologis tak menanggung beban, tetapi buat striker Peter Crouch ada beban menggunung yang menghadangnya kala menghadapi Betis. Beban tersebut apalagi kalau bukan untuk mencetak gol. Maklum sejak dibeli Liverpool dari Southampton bulan Juli tahun ini Crouch belum mencetak satu pun gol. Padahal sudah 18 partai yang dijalaninya. Prestasi ini tentu menyedihkan mengingat Crouch mencetak 16 gol dalam 31 partai yang dilakoninya musim lalu. Melawan Betis, akan menjadi partai ke-19 bersama Liverpool. Apa perlunya Crouch mencetak gol? Selain untuk memastikan tiket 16 besar buat Liverpool, yang terutama adalah untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.Meski bertubuh super jangkung, Crouch disebut Benitez kurang berani bertarung dengan para bek lawan. Akibatnya para bek dengan mudah mengunggulinya. "Sebagai seorang centre forward yang bermain di Inggris anda tidak boleh terlalu baik. Anda harus agresif melawan para bek karena mereka akan berlaku yang sama terhadap anda," tuturnya. Selain kurang berani, menurut legenda Liverpool Ian Rush, Crouch kurang yakin dengan kemampuannya alias kurang pede. "Semuanya adalah mengenai ketangguhan mental. Begitu anda mencetak gol pertama dia akan terus mencetak gol. Dia tidak berbeda dengan dirinya tahun lalu ketika dia mencetak banyak gol," tandas pencetak 346 gol The Reds ini pada situs resmi Liverpool. Jika Crouch mampu mengatasi kelemahan-kelemahannya, Benitez dipastikan bakal makin senang padanya. Apalagi mengingat belum mencetak gol pun Crouch dianggap punya kelebihan dibanding forward lain seperti Djibril Cisse atau Fernando Morientes. Melawan Betis, Kamis (24/11/2005) dinihari WIB, kemampuan Crouch kembali diuji. Lawannya adalah deretan bek Betis yang dipimpin oleh Juanito. "Saya tidak pernah sengaja tidak mencetak gol saat peluang itu datang. Saya akan terus mencoba dan jika saya terus begitu saya percaya gol itu akan datang," tukasnya setelah gagal mencetak gol dari titik penalti kala Liverpool mengalahkan Portsmouth 3-0. Foto: Peter Crouch ditunggu ketajamannya (BBC) (mel/)











































