Luxemburgo Tak Mau Beckham Mati di Lapangan

Luxemburgo Tak Mau Beckham Mati di Lapangan

- Sepakbola
Kamis, 24 Nov 2005 08:14 WIB
Luxemburgo Tak Mau Beckham Mati di Lapangan
Jakarta - Seorang pejuang bisa saja mengatakan akan bertarung sampai titik darah penghabisan. Tapi pelatih Real Madrid Vanderlei Luxemburgo tak mau David Beckham mati di lapangan.Oleh Luxemburgo bintang Inggris itu ditarik di 10 menit tersisa pada pertandingan Liga Champions melawan Olympique Lyon di Santiago Bernabeu, Kamis (24/11/2005) dinihari WIB, dan digantikan oleh Michel Salgado.Akan tetapi keputusan tersebut mengundang kekecewaan fans El Merengues. Siulan panjang dan cibiran tak pelak diekspresikan sebagian pendukung tuan rumah buat pelatih asal Brasil itu.Kok Beckham diganti, Lux? Rupanya sang pelatih justru hendak menyelamatkan pemain bernomor punggung 23 itu dari kemungkinan menderita cedera lebih parah."Orang-orang tidak mengerti. Beckham terus memegangi punggungnya yang sedang sakit. Apa yang mereka ingin saya perbuat? Apa mereka ingin dia mati di lapangan sebelum saya menggantinya?" jawab Luxemburgo."Ya, pada pertandingan itu David adalah pemain terbaik kami dengan umpan-umpan panjang dan silangnya. Tapi dia tak tahan lebih lama lagi karena punggungnya, dan saya mesti menariknya ke luar."Bagaimana dengan hasil seri ini, Lux? Intinya, Real tak mampu menang setelah akhir pekan lalu fans mereka merasa sakit dengan kekalahan 0-3 dari musuh besarnya Barcelona di kandang sendiri. Apa rencananya ke depan?"Saya dapat meneruskan pekerjaanku sebagai pelatih. Saya tak memikirkan apakah presiden akan mempertahankanku. Tugasku hanyalah bekerja keras dan memulihkan pemain-pemain yang cedera," imbuhnya.(Sumber foto: AFP/Pierre-Philippe Marcou) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads