sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 09 Apr 2020 09:12 WIB

Buat Crespo, Ini Alasan CR7 dan Messi Tak Bisa Samai Ronaldo

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
23 Jul 2001:  Ronaldo of Inter Milan in action during a preseason match played between Inter Milan and Bormiese in Bormio Italy. DIGITAL IMAGE Mandatory Credit: Grazia Neri/ALLSPORT Ronaldo Luis Nazario de Lima disebut Hernan Crespo masih satu level di atas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. (Foto: Grazia Neri/ALLSPORT)
Jakarta -

Hernan Crespo tak meragukan kualitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Tapi baginya, Ronaldo Luis Nazario de Lima di level berbeda dan tak tersentuh keduanya.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi praktis mendominasi dunia sepakbola dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Sejak 2008, mereka bergantian menjadi yang terbaik di dunia.

Jika Ballon d'Or bisa dijadikan patokan, CR7 tercatat sudah lima kali memenanginya sementara Messi enam kali. Mereka ada di posisi teratas daftar penghargaan tersebut.

Ronaldo-nya Brasil malah baru dua kali meraihnya. Namun buat mantan penyerang Argentina, Hernan Crespo, kualitas Ronaldo yang ini belum ada yang bisa menyamai.

CR7 dan Messi, yang tak pernah berada dalam satu kubu di klub, praktis bisa menempatkan satu sama lain sebagai sumber motivasi untuk saling menaikkan standar. Tapi Ronaldo melakukannya sendirian dalam kariernya, menggapai titik yang tak pernah digapai para pemain lain sejak masih aktif bermain hingga saat ini.

"Cristiano Ronaldo dan Leo Messi sudah beruntung karena mereka saling mendorong satu sama lain, membuat masing-masing pemain menjadi lebih baik sepanjang waktu. Ronaldo di era saya itu berbeda," ungkap mantan pemain Parma, Lazio, Inter Milan, Chelsea, dan AC Milan itu.

"Kami mungkin tidak memberinya motivasi yang sama untuk terus menaikkan standar. Tidak ada yang bisa menyamai Ronnie, karena keindahan pergerakannya, kreativitas yang digunakannya untuk lolos dari para bek, semua itu tak bisa disamai."

"Saya rasa CR7 menciptakan kariernya dengan kerja keras yang luar biasa besar. Tapi dia tidak punya kreativitas yang dimiliki Il Fenomeno dulu," imbuhnya kepada Sky Sport Italia, seperti dikutip Football Italia.

Ronaldo mengawali karier bersama Cruzeiro pada 1993/1994, lantas memulai perantauan di Eropa bersama PSV semusim berselang. Setelah dua musim, ia memperkuat Barcelona selama setahun dan pindah ke Inter Milan.

Meski ia diganggu cedera parah selama di Inter, Real Madrid tak ragu untuk merekrutnya pada 2002. Ia berseragam Los Blancos hingga 2007, lalu menjalani periode bersama AC Milan dan Corinthians sebelum akhirnya gantung sepatu.

Sepanjang kariernya, Ronaldo memenangi 13 titel di level klub, di seluruh tim yang dibelanya kecuali AC Milan. Tapi pencapaian terbaiknya tentu saja bersama tim nasional Brasil, di mana ia dua kali memenangi Piala Dunia.



Simak Video "Ronaldo Positif Corona, Sang Kakak Anggap Penipuan"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com