Gaji Belum Dibayar, Pemain Ancam Mogok
Rabu, 14 Des 2005 14:36 WIB
Jakarta - Kasihan betul nasib pemain-pemain Victoria Setubal. Sudah beberapa bulan para punggawa juara Piala Portugal itu belum menerima gaji. Kini mereka mengancam mogok.Jika telatnya hanya satu atau dua pekan, mungkin akibatnya tidak terlalu buruk. Namun keterlambatan manajemen Setubal membayar gaji mereka sudah berlangsung sejak bulan September lalu.Para pemain sudah cukup bersabar dan mencoba mengerti kondisi klub. Buktinya hingga akhir pekan lalu, Setubal sukses meraih lima kemenangan berturut-turut sehingga menempatkan mereka di peringkat tiga klasemen sementara Liga Portugal, hanya terpaut dua poin dari pimpinan klasemen sementara FC Porto. Lawan terakhir yang dikalahkannya akhir pekan lalu ialah Belenenses 1-0 di kandang sendiri.Namun demikian tentu saja kondisi ini tidak akan bisa diterima jika berlangsung terlalu lama. "Jika situasinya tidak terselesaikan sebelum pertandingan melawan Maritimo hari Minggu (18/12/2005) nanti, maka kami akan mengambil tindakan dan itu mungkin dengan tidak bermain melawan Benfica," ujar kapten Setubal, Nandinho seperti dilansir Reuters Rabu (14/12/2005). Partai big match Setubal vs Benfica sendiri dijadwalkan berlangsung tanggal 21 Desember mendatang.Manajemen klub sudah melakukan banyak cara untuk mendapatkan suntikan dana segar. Bahkan Presiden Setubal Chumbita Nunes telah mengatakan bahwa dia akan melakukan segala cara yang mungkin untuk membayar gaji 23 pemainnya. Salah satu jalan yang ditempuh yakni dengan berusaha mendapatkan sumbangan dari pengusaha lokal.Jika aksi mogok benar-benar terlaksana, maka ini pertama kalinya krisis keuangan mengganggu jalannya kompetisi sepakbola Portugal, baik di divisi utama maupun di divisi dua.Foto: Kapten Setubal Nandinho mewakili rekan-rekan setimnya mengancam mogok jika gaji mereka tidak dibayar hingga akhir pekan ini (setubal.pt). (lom/)











































