sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 29 Apr 2020 02:00 WIB

Kepala Medis FIFA: Lebih Baik Liga-liga Disetop dan Memulai Musim Baru

Bayu Baskoro - detikSport
ZURICH, SWITZERLAND - DECEMBER 03: An illuminated FIFA logo sits on a sign at the FIFA headquarters on December 3, 2015 in Zurich, Switzerland. (Photo by Philipp Schmidli/Getty Images) Kepala Medis FIFA, Michel D'Hooghe, menyebut liga-liga musim ini lebih baik dihentikan. (Foto: Philipp Schmidli/Getty Images)
Zurich -

Beberapa liga di Eropa rencananya akan dimainkan kembali dalam waktu dekat. Kepala Medis FIFA, Michel D'Hooghe, punya pendapat lain terkait hal tersebut.

Pandemi virus Corona menyebabkan hampir seluruh kompetisi di Eropa ditangguhkan sementara, hingga ada yang dihentikan sepenuhnya seperti Liga Belgia, Eredivisie, dan Ligue 1. Kendati demikian, beberapa kompetisi lainnnya ingin melanjutkan lagi sisa musim dalam waktu dekat.

Liga Jerman rencananya akan kembali bergulir lagi pada 9 Mei. Sementara Premier League tengah berusaha mengakhiri musim 2019/2020 di bulan Juni dan Juli.

Keputusan untuk segera mengakhiri sisa kompetisi musim ini mendapat perhatian khusus dari D'Hooghe. Ia menyebut liga-liga musim ini seharusnya dihentikan dan memulai musim baru di akhir Agustus dan awal September, demi menghindari serangan kedua COVID-19 yang bisa saja terjadi.

"Kami semua tunduk dengan keputusan di tingkat nasional dari otoritas publik. Itu sangat sederhana, sepakbola kini bukan menjadi hal terpenting dalam hidup," kata D'Hooge, dikutip dari Daily Mail.

"Saya akan sangat gembira jika kami bisa memulai, dengan cara yang mudah, kompetisi baru dan tidak menggelar apa pun sebelum awal musim depan. Jika mereka bisa memulai musim 2020/2021 pada akhir Agustus atau awal September, saya senang sekali," dia menambahkan.

"Kemudian mereka akhirnya bisa menghindari serangan kedua dari virus ini yang bukan tidak mungkin terjadi, semua orang harus sangat berhati-hati sekarang. Saya telah mendengar di banyak di banyak negara jika mereka berpikir tentang bermain sepakbola lagi, dengan atau tanpa kehadiran publik,".

"Dalam karier panjang saya, saya telah melihat banyak situasi di mana ada keseimbangan antara ekonomi dan kesehatan. Jika ada satu keadaan ketika argumen medis harus menang melawan argumen ekonomi, maka itu yang terjadi sekarang. Ini bukan soal uang, melainkan masalah hidup dan mati," demikian kata D'Hooge.



Simak Video "Liga Belgia Disetop Gegara Corona, Club Brugge Juaranya"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com