sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 28 Mei 2020 21:25 WIB

Kisah Sedih Fabio Paim yang Pernah Bikin Cristiano Ronaldo Minder

Yanu Arifin - detikSport
Fabio Paim Fabio Paim, yang pernah dinilai lebih bagus dari Cristiano Ronaldo. (Foto: Youtube)
Lisbon -

Fabio Paim, jika pernah ingat namanya, pernah membuat Cristiano Ronaldo minder saat baru berkarier di Inggris. Siapa sih dia?

Ronaldo pernah merendah ketika direkrut Manchester United dari Sporting Lisbon. Dianggap punya bakat, CR7 malah merujuk nama Paim, yang dinilai lebih jago darinya.

"Jika Anda pikir saya bagus, tunggulah sampai Anda melihat Fabio Paim," kata Ronaldo, setelah tiba di MU, seperti dilansir Give Me Sport.

Paim, ketika dipuji Ronaldo, masih berstatus pemain di tim akademi Sporting. Pengakuannya dari Ronaldo, membuatnya tentu menjadi sorotan.

Namun, prediksi Ronaldo rupanya meleset sangat jauh. Pria yang kini berusia 32 tahun itu justru tidak sama sekali membuat karier yang bagus.

Paim naik ke tim senior Sporting Lisbon pada 2007, namun gagal bersinar. Pria kelahiran Estoril, Portugal itu, malah dipinjamkan ke banyak beberapa klub.

Salah satunya ke Chelsea pada 2008, saat The Blues dilatih Luiz Felipe Scolari. Namun, peminjamannya selama 4 bulan dib Chelsea tidak mulus, sebab Paim tidak bermain di tim utama.

"Saya sering berlatih dengan tim utama, tetapi saya tidak bermain," kata Paim, soal peminjamannya di Chelsea.

"Saya ingin bermain. Saya merasa bisa berbuat lebih banyak. Jorge Mendes membawa saya ke Chelsea. Saya mendapatkan uang dan dia punya pemain di klub, dan itu bagus buat semuanya."

"Jika hari ini saya bisa bersabar. Tetapi pada saat itu, semakin banyak waktu luang yang saya miliki, semakin banyak hal bodoh yang saya lakukan," jelasnya.

Pada 2010, Paim masih belum mendapat kesempatan bermain di laga resmi. Ia pun dilepas Sporting ke Torreense, yang juga cuma bertahan beberapa bulan.

Setelahnya, Paim terlempar-lempar ke sejumlah negara. Ia sempat bermain di China, Angola, Malta, Lithuania, Luksemburg, Qatar, dan Brasil. Terakhir, ia membela Leixoes, klub daerah Porto yang cuma bertahan sampai 2018.

Nasib Paim kian menyedihkan, setelah tahun lalu ia terlibat kasus kriminal. Pada 2019, Paim sempat ditangkap kepolisian karena kasus narkoba. Ia dituduh membawa 12 gram kokain. Ia sudah dibebaskan, namun belum bermain lagi hingga saat ini.

Pada akhirnya, nasib Paim berbanding terbalik dengan Ronaldo, yang sempat memuji-mujinya. Ronaldo justru sukses di MU, Real Madrid, dan Juventus. Ronaldo juga tercatat sebagai salah pesepakbola terbaik sepanjang sejarah dengan raihan 5 Ballon d'Or.



Simak Video "2 Penalti Ronaldo Selamatkan Muka Si Nyonya Tua"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com