sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 06 Jun 2020 19:45 WIB

Antara Higuita, Narkoba, dan Pablo Escobar

Putra Rusdi K - detikSport
Former Colombian goolkeeper Rene Higuita kicks the ball to save a goal during an exhibition match between the Brazilian Masters and Indian All Stars in Kolkata on December 8, 2012. The Brazilian team won the match by 3-1. AFP PHOTO/ Dibyangshu SARKAR / AFP PHOTO / DIBYANGSHU SARKAR Rene Higuita membantah memiliki kedekatan dengan Pablo Escobar (Foto: AFP PHOTO/ Dibyangshu SARKAR / AFP PHOTO)
Medellin -

Mantan Kiper Kolombia, Rene Higuita pernah kecanduan kokain dan dianggap termasuk dalam kartel Narkoba. Benarkah, ia punya hubungan dekat dengan Pablo Escobar?

Jika menyebut nama Higuita, para penggemar sepakbola di era 90-an tentu akan langsung teringat aksi "scorpion kick"-nya saat Kolombia menghadapi Inggris di laga persahabatan pada 1996 silam. Aksi akrobatik ala sengat kalajengking membuatnya semakin lekat dengan label kiper eksentrik.

Higuita memang tipe kiper yang tak ragu mengambil risiko untuk keluar dari sarangnya. El Loco bahkan beberapa kali dengan berani menggiring bola untuk membantu serangan. Ia total mencatatkan 68 caps untuk timnas Kolombia dengan torehan tiga gol.

[Gambas:Youtube]

Tindakan kontroversial Higuita tak sekadar saat berada di dalam lapangan saja. Di luar lapangan, pria kelahiran Medellin ini pernah kecanduan kokain.

Ia dua kali gagal lolos tes doping pada 2002 dan 2004 karena hasil tes menunjukkan dirinya positif mengkonsumsi kokain.

Hal itu membuatnya dikaitkan punya hubungan dekat dengan Pablo Escobar. Escobar merupakan pemimpin kartel Narkoba yang tersohor di Kolombia dengan julukan King of Cocaine. Apalagi, Higuita dan Escobar sama-sama berasal dari Medellin.

Setelah terkubur cukup lama, Higuita kini berusaha meluruskan gosipnya masuk dalam lingkaran kartel Narkoba Escobar. Ia membantah punya kedekatan dengan pria yang ditembak mati polisi pada 1993 lalu tersebut. Higuita menduga kabar tersebut menyeruak karena ia pernah mengunjungi Escobar.

"Ketika perburuan terhadap Pablo Escobar dimulai, mereka mulai menangkap semua teman-temannya. Banyak pihak menekan saya untuk menyerahkannya, tetapi saya tidak tahu apa-apa," tutur Huguita dikutip dari FoxSport.

"Saya bukan temannya. Orang-orang yang menilai saya sebagai temannya karena saya pernah mengunjunginya. Pihak berwenang sendiri tahu bahwa saya tidak bersalah," tegas pria yang kini berusia 53 tahun tersebut.



Simak Video "Viral Warga Tewas Disetrum Polisi, Kolombia Rusuh"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com