Lagi, Pemain Vietnam Ditangkap Karena Match fixing

Lagi, Pemain Vietnam Ditangkap Karena Match fixing

- Sepakbola
Rabu, 28 Des 2005 18:40 WIB
Lagi, Pemain Vietnam Ditangkap Karena Match fixing
Jakarta - Vietnam makin menorehkan citra buruknya di SEA Games lalu. Setelah sebelumnya ada dua pemain dipenjara, dua pemain menyusul ditangkap oleh yang berwajib karena match fixing. Dikatakan oleh menteri keamanan dalam negeri, gelandang Huynh Quoc Anh dan bek Le Bat Hieu telah diciduk kepolisian hari Rabu (28/12/2005). Keduanya kini berada di sebuah penjara di luar kota Hanoi. Jika terbukti bersalah, mereka, dan dua pemain yang sebelumnya sudah ditangkap polisi terancam 7 tahun penjara. Penangkapan mereka terjadi hanya sepekan setelah striker Pham Van Quyen dan gelandang Le Quoc Vuong juga ditangkap karena kasus yang sama. Dilansir AP yang mengutip VNExpres, Vuong mengatakan kepada polisi kalau Anh dan Hieu menerima US$ 1260 (setara Rp 12 juta) buat mengatur pertandingan penyisihan grup melawan Myanmar. Para pemain dibayar oleh penjudi setempat agar membuat skor berselisih satu gol buat kemenangan Vietnam. Pertandingan sendiri akhirnya berakhir 1-0. Pada SEA Games XXIII lalu Vietnam melaju ke final. Namun peraih medali perak SEA Games XXII ini gagal meraih emas setelah ditundukkan Thailand 3-0. Kasus pengaturan skor yang menghantam timnas Vietnam menjadi insiden terburuk di tahun ini. Kasus ini sudah memakan korban yaitu wakil ketua Asosiasi Sepakbola Vietnam Le The Tho. Foto: Bek Vietnam Nguyen Van Dan berduel dengan Thailand di babak final SEA Games XXIII. Beberapa pemain Vietnam diciduk kepolisian karena kasus pengaturan skor pada SEA Games yang berlangsung di Filipina ini (poc) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads