sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 28 Agu 2020 12:37 WIB

Urusan Messi-Barca di Luar Jangkauan FIFA dan UEFA?

Kris Fathoni W - detikSport
NAPLES, ITALY - FEBRUARY 25: Lionel Messi of FC Barcelona stands disappointed after the UEFA Champions League round of 16 first leg match between SSC Napoli and FC Barcelona at Stadio San Paolo on February 25, 2020 in Naples, Italy. (Photo by Francesco Pecoraro/Getty Images) Urusan Messi-Barca di Luar Jangkauan FIFA dan UEFA? (Foto: Getty Images/Francesco Pecoraro)
Jakarta -

Lionel Messi dan Barcelona di ambang sengketa kontrak. Ada analisis bahwa situasi ini di luar jangkauan FIFA dan UEFA, dan cuma bisa dituntaskan kedua pihak terkait atau keputusan pengadilan Spanyol.

Klaim tersebut dilontarkan oleh media Spanyol, AS. Sebuah artikelnya dengan tegas bertajuk, "Kontrak Messi mengecualikan FIFA dan UEFA dari konflik hukum."

Disebutkan pula oleh AS, FC Barcelona dan pemain bersangkutan sejatinya juga sudah sepakat bahwa jika ada sengketa mengenai klausul pelepasan (buyout/release clause) maka itu akan dituntaskan lewat pengadilan.

Eksekutif UEFA dan FIFA dikatakan telah menyadari bahwa jika ada ketidaksepakatan dan masalah hukum antara FC Barcelona dan Lionel Messi, hal itu harus diselesaikan lewat pengadilan Spanyol, yang berada di luar jangkauan kedua otoritas sepakbola itu.

Dengan kata lain, sekalipun FIFA dan UEFA menyadari adanya klausul pelepasan sebesar 700 juta euro dalam kontrak Lionel Messi yang baru akan habis musim depan, mereka tidak akan memberi sanksi larangan bermain buat si pesepakbola pada saat proses hukum di persidangan berlangsung.

[Lihat video Manajer Man City Pep Guardiola ingin Messi pensiun di Barcelona]

Pihak kuasa hukum Lionel Messi juga diyakini sudah mengantisipasi segala potensi kendala dan gugatan dari FC Barcelona. Diyakini pula Messi bebas bernegosiasi dengan peminat mana saja, dengan FIFA mesti memproses transfer itu andaikata pemain dan klub peminat mencapai kata sepakat. Di sisi lain, jika itu terjadi, Barcelona sangat mungkin akan membawa hal ini ke ranah hukum. Tapi proses, dan keputusan akhirnya, tidak akan selesai dengan cepat dan bisa butuh waktu bertahun-tahun.

Klaim AS ini berbeda dengan pernyataan Nick De Marco QC, pengacara olahraga top. Sebelumnya, ia mengatakan bahwa La Pulga berpotensi terkena sanksi dari FIFA jika memaksakan diri untuk pindah dari Barca musim panas ini tanpa adanya penyelesaian dari sisi kontrak. Ia menyebut, dalam skenario itu, kemungkinan besar masalah akan diurusi Kamar Penyelesaian Sengketa FIFA.

"Karena Messi orang Argentina, aturan FIFA akan berlaku, dan FIFA punya seperangkat hukum dan aturannya sendiri. Jadi, tidak mungkin menggunakan hukum Spanyol, hukum Inggris, atau hukum Swiss, tetapi aturan FIFA yang berlaku, dan mereka memiliki komisi yang dapat menentukan hal-hal seperti ini," kata De Marco, dari Blackstone Chambers, dilansir Sky Sports.

"Pada akhirnya, salah satu pihak kemudian dapat mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Begitulah biasanya masalah seperti ini ditangani," tuturnya mengenai potensi sengketa kontrak Lionel Messi-Barcelona.

(krs/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com