sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 14 Sep 2020 07:50 WIB

Neymar Alami Pelecehan Rasial di Laga Panas PSG Vs Marseille

Randy Prasatya - detikSport
PSGs Neymar, center, takes on the Marseille defence during the French League One soccer match between Paris Saint-Germain and Marseille at the Parc des Princes in Paris, France, Sunday, Sept.13, 2020. (AP Photo/Michel Euler) Momen saat Neymar diapit Alvaro Gonzalez dan pemain Marseille lainnya. (Foto: AP/Michel Euler)
Paris -

Neymar diganjar kartu merah setelah tertangkap basah menempeleng Alvaro Gonzalez. Aksi Neymar dipicu setelah mendapatkan pelecehan rasial dari Alvaro.

Paris Saint-Germain vs Marseille berlangsung di Parc des Princes, Senin (14/9/2020) dini hari WIB. Tim tuan rumah kalah 0-1 lewat gol Florian Thauvin di menit ke-31.

Pada pertandingan ini, Neymar beberapa kali terlibat kontak dengan Alvaro. Tak jarang pula kedua pemain terlibat adu mulut, namun tak jelas kata-kata apa yang keluar dari Neymar dan Alvaro.

Puncak dari perselisihan Neymar dan Alvaro terjadi di injury time. Pelanggaran yang dilakukan Dario Benedetto ke Leandro Paredes berujung aksi saling dorong antar pemain PSG dan Marseille. Di saat terjadi kerumunan Neymar menempeleng kepala Alvaro.

Wasit tidak langsung memberi hukuman apa pun kepada Neymar, melainkan mengganjar kartu merah untuk dua pemain PSG (Layvin Kurzawa dan Paredes) dan Marseille (Jordan Amavi dan Benedetto).

Tak lama berselang wasit Jerome Brisard mendapat laporan dari petugas VAR ( Video Assistant Referee). Dalam tayangan ulang, Neymar tertangkap basah menempeleng Alvaro, yang sedang cekcok dengan pemain PSG Paredes dan Kurzawa.

Wasit seketika melayangkan kartu merah langsung untuk Neymar. Pemain asal Brasil itu sempat mengeluhkan sesuatu ke ofisial pertandingan sebelum menuju ruang ganti.

Neymar mengungkapkan kekesalannya pada insiden tersebut di media sosial. Dia menyesal tidak melawan terhadap pelecehan rasial yang dilontarkan Alvaro.

"Satu-satunya penyesalan yang saya miliki adalah karena tidak menghadapi si tengik itu (Alvaro)," tulis Neymar di akun Twitter pribadinya.

"VAR menangkap "agresi" saya itu mudah ... sekarang saya ingin melihat gambar rasial yang memanggil saya "MONO HIJO DE PUTA" (monyet bajingan) ... saya mau lihat!" tulis Neymar pada tweet keduanya.

Pelatih Marseille, Andre Villas-Boas, ditanya terkait insiden ribut-ribut Neymar dan Alvaro. Mantan manajer Chelsea itu tak tahu apakah ada pelecehan rasial atas kejadian tersebut.

"Saya tidak tahu. Saya harap tidak, tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepakbola. Itu masalah serius jika terjadi, tetapi menurut saya tidak. Sebelumnya, kami mengalami situasi dengan ludah dari Angel Di Maria," kata Villas-Boas dalam wawancara dengan Telefoot.

"Ini adalah hal-hal yang harus dihindari dalam dunia sepakbola. Saya harap itu tidak akan menjadi titik hitam dalam penampilan bersejarah ini," tegasnya.





Simak Video "Tempeleng Kepala Pemain Marseille, Neymar Diskors 2 Laga"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com