Didesak Swedia, Arab Saudi Buka Stadion untuk Wanita

Didesak Swedia, Arab Saudi Buka Stadion untuk Wanita

- Sepakbola
Rabu, 18 Jan 2006 15:14 WIB
Didesak Swedia, Arab Saudi Buka Stadion untuk Wanita
Jakarta - Arab Saudi akhirnya mengubah aturan yang melarang wanita menonton pertandingan ujicoba melawan Swedia Rabu (18/1/2006). Keputusan ini diambil Arab Saudi karena tekanan dari Swedia.Sebagai negara muslim yang ultra-konservatif, Kerajaan Arab Saudi menerapkan aturan yang membuat batasan sangat ketat antara wanita dan pria. Selain mewajibkan pakaian yang menutupi mulai bagian kepala hingga kaki, para wanita juga tidak dibebaskan berbaur dengan pria di tempat umum.Kondisi sangat berbeda terjadi di Swedia. Sebagai negara yang dikenal sangat feminis, berita bahwa pertandingan kedua negara tidak boleh dihadiri oleh wanita mendapat reaksi keras."Adalah sangat penting bahwa Swedia sangat tegas bersuara ketika perempuan menjadi korban diskriminasi," ujar Menteri Luar Negeri Swedia Laila Freivalds seperti dilansir AFP, Rabu (18/1/2006).Kebijakan awal Arab Saudi tersebut memancing reaksi penolakan hampir di seluruh Swedia. Seruan agar timnas Swedia memboikot pertandingan tersebut pun gencar disuarakan. Namun kemudian oleh Asosiasi Sepakbola Swedia (SvFF), dipastikan bahwa pertandingan ujicoba kedua negara terbuka untuk semua."Pertandingan hari Rabu antara Arab Saudi dan Swedia akan dibuka untuk semua yang ingin menonton," terang seorang juru bicara SvFF.Pihak kementerian luar negeri Swedia tidak menjelaskan apakah Freivalds secara langsung menyatakan keberatannya kepada pemerintah Arab Saudi. Tetapi menurut SvFF, wakil dari kedutaan Swedia di Riyadh Christer Nilsson telah menghubungi otoritas setempat. "Stadion dimana pertandingan internasional berlangsung, dibuka bagi siapapun yang ingin menonton, termasuk bagi perempuan Saudi."Foto: Wanita-wanita Arab kini boleh menonton pertandingan sepakbola pria di stadion (AFP/Atta Kenare). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads