sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 15 Okt 2020 07:20 WIB

Catenaccio Ala Belanda Berhasil Redam Italia

Adhi Prasetya - detikSport
BERGAMO, ITALY - OCTOBER 14:  Manuel Locatelli of Italy in action during the UEFA Nations League group stage match between Italy and Netherlands at Stadio Atleti Azzurri dItalia on October 14, 2020 in Bergamo, Italy.  (Photo by Claudio Villa/Getty Images) Belanda menggunakan 5 bek di laga ini untuk menghentikan Italia. Foto: Getty Images/Claudio Villa
Bergamo -

Italia hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan Belanda dalam lanjutan UEFA Nations League. Gli Azzurri terkejut dengan permainan yang ditampilkan oleh tim Oranje.

Di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Kamis (15/10/2020) dini hari WIB, Italia unggul lebih dulu di menit ke-16 lewat gol Lorenzo Pellegrini. Namun Donny Van de Beek berhasil menyamakan kedudukan sembilan menit kemudian.

Hasil tersebut membuat skuad asuhan Roberto Mancini baru meraih satu kemenangan dari empat laga UEFA Nations League, sedangkan tiga sisanya berakhir imbang.

Pada laga ini, Italia sebetulnya tampil cukup bagus, khususnya di babak pertama. Enam kali melepaskan tembakan, ada lima yang mengarah ke gawang. Sayangnya, hanya satu yang berbuah gol.

Di babak kedua, performa Italia agak kendor. Mereka cuma menambah satu peluang bersih lewat tembakan Ciro Immobile di menit ke-56 yang bisa digagalkan Jasper Cillessen.

Seusai laga, Pelatih Italia Roberto Mancini mengakui ketangguhan Belanda membendung serangan anak-anak asuhnya. Belanda menerapkan formasi 5 bek yang terbukti ampuh selama 90 menit.

"Ini pertama kalinya mereka (Belanda) mengubah sistem dan hal itu mengejutkan. Tapi kami sadar sejak awal laga ini akan berjalan ketat," kata Mancini kepada RAI Sport, dikutip Football Italia.

BERGAMO, ITALY - OCTOBER 14:  Ciro Immobile of Italy competes for the ball with Hans Hateboer of Netherlands during the UEFA Nations League group stage match between Italy and Netherlands at Stadio Atleti Azzurri d'Italia on October 14, 2020 in Bergamo, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)Ciro Immobile gagal mencetak gol di laga ini meski memiliki 2 peluang emas. Foto: Getty Images/Marco Luzzani

"Lawan kami juga mampu menciptakan sejumlah masalah buat kami, dan itulah yang terjadi di laga tadi. Secara keseluruhan, kami bermain menyerang dan memiliki peluang bersih paling banyak."

"Tadi itu laga yang bagus, pertarungan yang nyata. Sekarang kami tinggal menghadapi Polandia untuk memperebutkan posisi juara grup. Kami harus memenangi dua laga terakhir untuk lolos," tegas Mancini.

Sementara itu, Pelatih Belanda Frank de Boer mengaku memang sengaja memasang formasi 5-3-2 untuk meredam serangan Italia. Pada pertemuan sebelumnya bulan lalu, Belanda memakai formasi 4-3-3 dan gagal menandingi Italia, sehingga takluk 0-1.

"Saya memasang lima bek supaya para penyerang kami tak perlu turun saat para pemain Italia melakukan overlapping," kata de Boer kepada NOS TV, menjelaskan alasannya menggunakan 5 bek melawan Italia.

"Sebenarnya ini hanya melihat lebih dekat kondisi lawan dan mencari cara untuk mengatasi mereka. Dalam hal ini, kami harus mengorbankan pemain sekelas Steven (Berghuis)."

"Saya merasa harus melakukan ini. Kami mencoba sistem ini dalam latihan dan sangat menggembirakan," kata eks pelatih Inter Milan itu.

Meski menerapkan 5 bek, Belanda berhasil melakukan percobaan lebih banyak dari Italia, yakni 14 kali tembakan. Namun mereka kalah efektif karena hanya tiga yang mengarah ke gawang dan satu yang berhasil menjebol gawang Gianluigi Donnarumma.



Simak Video "Prancis Vs Portugal Imbang, Ini Statistiknya"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com