Warga Cemaskan Macet dan Teror

Jelang Piala Dunia 2006

Warga Cemaskan Macet dan Teror

- Sepakbola
Jumat, 20 Jan 2006 09:35 WIB
Warga Cemaskan Macet dan Teror
Jakarta - Piala Dunia 2006 tinggal lima bulan lagi. Dua hal yang masih menjadi kekhawatiran sebagian warga tuan rumah adalah kemacetan lalulintas dan ancaman terorisme. Dari hasil jajak pendapat yang digagas sebuah institusi polling TNS Emnid, terlihat adanya keyakinan di kalangan masyarakat Jerman bahwa hajatan besar yang akan digelar mulai 9 Juni itu bakal menyimpan masalah, termasuk yang berhubungan langsung dengan upaya fans menikmati Piala Dunia.Dilansir Reuters, sekitar 96 persen dari 1.000 responden polling tersebut setuju bahwa selama turnamen itu berlangsung akan banyak sekali petugas polisi yang berjaga-jaga di banyak lokasi.Namun sebanyak 94 persen responden mengaku cemas akan terjadi antrean sangat panjang sebelum pertandingan karena ketatnya pemeriksaan keamanan di depan setiap stadion.Tentang transportasi, 89 persen khawatir tidak akan mudah memperoleh bus atau keretaapi untuk mendatangani stadion karena harus terus berebutan dengan calon penumpang lain; serta kemacetan akan terjadi di jalan-jalan sekitar stadion.Ancaman kerusuhan suporter juga cukup ditakuti. Sekitar 77 persen memperkirakan akan terjadi aksi hooliganisme di kota-kota penyelenggara; sedangkan potensi kerusuhan di dalam stadion diyakini oleh sekitar dua per tiga responden.Dalam turunan soal isu terorisme, 42 persen orang Jerman bahkan menduga akan ada satu pertandingan yang ditunda karena ancaman teror, sedangkan 24 persen mengatakan sebuah serangan teror cukup mungkin terjadi.Warga Jerman juga pesimis negaranya mampu keluar sebagai juara (untuk keempat kalinya). Meski demikian, mereka sangat antusias mengikuti event ini. Buktinya permintaan tiket dari kalangan lokal jauh melebihi jumlah yang tersedia.Keterangan foto: Kemacetan di sekitar stadion dikhawatirkan calon penikmat Piala Dunia Jerman 2006. (Drivediagnosis). (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads