UEFA Tolak Permintaan Milan

UEFA Tolak Permintaan Milan

- Sepakbola
Kamis, 26 Jan 2006 03:48 WIB
UEFA Tolak Permintaan Milan
Jakarta - AC Milan harus mengubur keinginannya mendapat gelar juala Liga Champions tahun 1993. Pasalnya permohonan Rossonero untuk mengajukan penyelidikan terhadap Olympique Marseille ditolak UEFA.Diberitakan sebelumnya, seorang mantan pemain Maraseille mengaku kalau dirinya dan mayoritas pemain Marseille menggunakan doping sebelum berlaga di final Liga Champions tahun 1993 .Milan yang dikalahkan 0-1 di final terang langsung mengajukan protes setelah fakta tersebut terungkap. Wakil presiden Adriano Galliani dan beberapa mantan bintang Milan era 90-an seperti Daniele Massaro dan Roberto Donadoni kontan meminta keadilan atas peristiwa tersebut dengan menyerahkan tropi juara ke Milan."Saya harap keadilan bisa ditegakkan. Ada banyak pertanyan tertinggal dari pertandingan itu dan pemain Marseille tidak seperti biasanya tampak sangat bergembira. Dan saat mereka meninggalkan lapangan mereka tidak tampak lelah sama sekali," seru bos besar Milan Silvio Berlusconi.Tapi keinginan Berlusconi untuk menambah tropi Liga Champions-nya yang sudah enam buah tampaknya tidak akan terkabul. Pasalnya Kamis ini (26/1/2006) UEFA resmi menolak keinginan Milan untuk mengadakan penyelidikan lebih jauh tentang kasus doping Marseille.Otoritas tertinggi sepkbola Eropa itu berdalih kalau peristiwanya sudah terjadi 12 tahun lalu. Sementara batasan waktu sebuah kasus untuk bisa diselidiki adalah 10 tahun."Komite eksekutif UEFA telah dimintai pendapatnya mengenai kasus doping Marseille, tapi komite disiplin kami memiliki batasan waktu 10 tahun terhadap sebuah kasus. Jadi tak mungkin diambil tindakan disiplin terhadap peristiwa itu," terang ketua eksekutif UEFA Lars-Christer Olsson seperti diberitakan Reuters, Kamis (26/1/2006).Bukan hanya batasan waktu 10 tahun yang menjadi alasan UEFA untuk menolak permintaan Milan. Selain tak mungkin untuk mengidentifikasi jenis doping, pengakuan mantan pemain Marseille soal doping tersebut ternyata belum cukup dijadikan dasar untuk melakukan pemyelidikan."Tak mungkin bagi kami saat ini mengetahui jenis doping yang dipakai tahun 1993 silam. Pernyataan pemain bahwa dia sudah disuntik sebelum pertandingan juga bukan dasar yang kuat untuk memulai penyelidikan," tambah Olsson kemudian.Foto: Marseille v Milan, final Liga Champions tahun 1993(om4ever). (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads