'Bengalnya' Riquelme Patut Dihargai
Kamis, 26 Jan 2006 12:01 WIB
Jakarta - Penilaian terhadap sifat pemain memang berbeda-beda. Bagi pelatih Argentina Jose Pekerman, Roman Riquelme dinilai sebagai pemain bengal dan pemberontak. Tapi sifat nakalnya itu patut dihargai.Ya, Pekerman memberi poin khusus atas sifat 'nakal' Riquelme selama berkiprah di sepakbola profesional. Sikapnya untuk memegang teguh prinsipnya pribadi sebagai seorang pesepakbola adalah faktor yang diacungi jempol Pekerman meskipun di sisi lain dinilai sedikit merugikan beberapa pihak."Sangat jarang melihat pemain muda bertahan dengan cara bermainnya meskipun terbilang lebih baik jika ia bermain dengan apa yang kita instruksikan. Dalam hal ini Riquelme adalah pemberontak dan tidak ada pemberontak lain seperti dirinya," ujar Pekerman seperti dikutip Reuters, Kamis (26/1/2006).Orang nomor satu di timnas Tango Argentina ini menambahkan bahwa Riquelme memiliki talenta tinggi. Bahkan visi permainan seorang Riquelme dinilai Pekerman di atas rata-rata pemain lain di dunia."Kita bisa saja membuat pemain berlari lebih cepat, membuat mereka menekan lawan, menerapkan strategi, tapi satu hal yang tidak akan pernah berubah adalah visi permainan. Kita tidak bisa memiliki hal ini dengan cepat. Saya selalu merasa ia akan sukses karena ia adalah pesepakbola yang baik yang tetap pada prinsipnya," puji Pekerman lagi.Riquelme memang menjadi kunci sukses timnya, baik di level klub maupun timnas. Di Villareal sendiri ia menjadi top skorer dengan koleksi sembilan gol.Jadi, tidak salah jika Pekerman memasukkan Riquelme dalam rencananya untuk Piala Dunia Jerman yang bakal dimulai Juni 2006 nanti. Cukup memiliki dasar juga jika Pekerman mempercayai gelandang serang Villareal ini bakal membawa Tango ke tampuk juara Dunia tahun ini."Saya memiliki kepercayaan diri tinggi terhadap dirinya," ungkap Pekerman.Foto: Juan Roman Riquelme, si 'bengal' yang patut menerima acungan jempol (AFP/Pierre-Philippe Marcou). (ian/)











































