Messi: Maradona Tidak Pergi, Ia Abadi

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 26 Nov 2020 05:10 WIB
JOHANNESBURG, SOUTH AFRICA - JUNE 27:  Diego Maradona head coach of Argentina and Lionel Messi during the warm up ahead of the 2010 FIFA World Cup South Africa Round of Sixteen match between Argentina and Mexico at Soccer City Stadium on June 27, 2010 in Johannesburg, South Africa.  (Photo by Stanley Chou/Getty Images)
DIego Maradona dan Lionel Messi di Piala Dunia 2010. (Foto: Getty Images/Stanley Chou)
Jakarta -

Lionel Messi turut mencurahkan kepedihan atas meninggalnya Diego Maradona. Baginya Maradona tak pernah benar-benar pergi.

Diego Maradona meninggal pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Legenda Argentina itu wafat di usia 60 tahun karena mengalami henti jantung.

Kehilangan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, dunia sepakbola pun berduka. Ucapan belasungkawa mengalir deras, tak terkecuali dari bintang Barcelona dan Argentina, Lionel Messi.

Messi bukan hanya berbagi darah Argentina dengan Maradona, ia malah sudah selalu dibanding-bandingkan dengan sang senior. Sejak kemunculannya, Messi disebut titisan Maradona karena kemiripan postur dan kemampuan tekniknya.

"Hari yang sangat sedih untuk semua orang Argentina dan untuk sepakbola. Dia meninggalkan kita, tapi tidak pernah pergi karena Diego abadi," tulis Messi di Instagram.

"Saya menyimpan semua momen bersamanya dan saya ingin mengambil kesempatan ini untuk mengirimkan duka cita ke seluruh keluarga dan teman-temannya. RIP," imbuhnya.

[Gambas:Instagram]

Maradona begitu dipuja di Argentina, salah satunya karena jasanya membawa timnas memenangi Piala Dunia 1986 di Meksiko. Itulah gelar terakhir La Albiceleste di Piala Dunia, yang hingga kini 'kutukannya' belum mampu dipecahkan Lionel Messi.

Pemerintah Argentina menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari, sebagai penghormatan untuk Diego Maradona.



Simak Video "Fans Berkumpul di Depan Rumah Mendiang Maradona"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)