Drawing Kualifikasi Euro 2008
Italia dan Prancis Tidak Khawatir
Sabtu, 28 Jan 2006 00:04 WIB
Jakarta - Berada dalam satu grup babak kualifikasi Euro 2008 ternyata tak membuat Italia dan Prancis khawatir. "Semua punya peluang yang sama," seru pelatih Prancis Raymond Domenech.Di antara tujuh grup yang akan bersaing ke Euro 2008, grup B memang layak dijuluki grup neraka. Juara Piala Eropa 1984 dan 2000 Prancis akan mengadapi peraih tropi Euro 1968 dan finalis tahun 2000 Italia. Grup ini memang menyimpan aroma dendam yang sangat kental. Di Euro 2000 Azzurri dipaksa menelan kekalahan 1-2 di babak final setelah sempat unggul 1-0 hingga menjelang akhir pertandingan. Dan kualifikasi Euro 2008 bisa menjadi momen yang tepat untuk membalaskan dendam itu.Tapi Marcello Lippi justru terlihat sangat cuek dengan hasil pengundian itu. Tak ada keluhan juga nada kepuasan keluar dari pria berusia 58 tahun itu."Hasil drawing memang cukup berat. Ada Prancis dan Ukraina, sementara Skotlandia juga tim yang bagus. Tapi sejujurnya kami masih memfokuskan mental dan tenaga kami untuk bulan Juni," ungkap Lippi seperti dilansir Channel4, Jumat (28/1/2006).Ya, ternyata Lippi dan pasukan Azzurri-nya tak mau memandang terlalu jauh kedepan. Piala Dunia 2006 masih menjadi target utama mereka saat ini. "Saya pikir sangat sulit untuk melepaskan pikiran kita dari Piala Dunia saat ini," tambah Lippi.Hal yang tak jauh berbeda diutarakan Domenech. Disebut mantan pelatih Olympique Lyon itu Italia bukanlah lawan yang harus dihindari, ia bahkan mengaku senang bisa berhadapan dengan juara dunia tiga kali itu."Secara pribadi saya senang berhadapan dengan Italia. Selalu ada aroma dendam di sana. Dan kami sudah lama tidak menghdapi mereka," sahut Domenech seusai mengetahui hasil drawing seperti diberitakan Eurosport, Jumat (27/1/2006).Prancis sepertinya memang tak peduli dengan siapapun lawan yang mereka hadapi. Pengalaman di kualifikasi Piala Dunia 2006 saat timnya diunggulkan karena berada di grup lemah tapi justru tertatih-tatih menjadi pelajaran berharga yang di dapat Domenech."Anda tak bisa membandingkan grup satu dengan lainnya. Kami mendapat grup lemah di kualifikasi Piala Dunia, tapi hasilnya justru tidak mengatakan demikian.""Seluruh tim akan berjuang demi satu poin. Anda tak akan pernah mendengan saya mengatakan Prancis dan Italia adalah favorit. Semuanya punya peluang yang sama," tambah Domenech kemudian.Prancis dan Italia memang harus saling mewaspadai satu sama lain. Tapi justru ada ancaman ketiga yang datang dari Ukraina. Dalam beberapa tahun terakhir tim Eropa Timur ini memang mampu menjelma menjadi kekuatan baru Eropa. Catatan bagus Andriy Shevchenko cs di kualifikasi Piala Dunia menjadi pembuktian kekuatan pasukan Oleg Blokhin."Percuma mengharapkan mendapat grup yang mudah. Semua grup diisi negara kuat dengan tiga sampai empat negara menjadi penantang serius. Perjalanan ke putaran final akan sangat berat," komentar Blokhin mengenai hasil drawing yang menempatkan anak asuhnya di grup B.Foto: Raymond Domenech (kiri) dan Marcello Lippi tak khawatir dengan hasil drawing yang menempatkan timnya di grup berat(diolah). (din/)











































