sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 28 Jan 2021 12:15 WIB

Shinji Kagawa Dulu di Teater Mimpi, Kini Main di Liga Yunani

Adhi Prasetya - detikSport
Jakarta -

Masih ingat Shinji Kagawa? Gelandang asal Jepang itu masih belum pensiun, dan baru saja bergabung dengan klub Yunani, PAOK FC, pada Rabu (27/1/2021) lalu.

Kagawa bergabung dengan PAOK dengan status bebas transfer, setelah tak memiliki klub selama tiga bulan. Ia terakhir bermain di Real Zaragoza di divisi dua Spanyol, namun diputus kontraknya menyusul krisis finansial di sana.

Bersama PAOK, ia akan dikontrak selama satu setengah musim hingga Juni 2022. PAOK sedang berada di urutan empat klasemen Liga Yunani musim ini dengan 36 poin dari 19 laga, tertinggal 15 poin dari Olympiakos yang ada di puncak.

"Sangat senang bisa menjadi bagian dari PAOK. Tak sabar menjalani momen hebat bersama klub ini!" tulis Kagawa di media sosialnya, dengan foto mengenakan seragam PAOK.

[Gambas:Instagram]



Perjalanan karier Kagawa begitu berliku. Pemain 31 tahun ini dulu pernah merasakan sukses di Borussia Dortmund dan Manchester United.

Di periode 2010-2012, Kagawa mengemas 29 gol dan 16 assist dari 71 laga, menjadi salah satu aktor utama keberhasilan Dortmund menjuarai Bundesliga dua kali dan sekali DFB-Pokal.

Manchester United lantas terpikat padanya, dan membawanya ke Old Trafford. Di musim pertamanya, sekaligus musim terakhir Sir Alex Ferguson, ia menjadi pemain Jepang pertama yang menjuarai Liga Inggris.

Selepas pensiunnya Ferguson, nasib Kagawa di MU jadi tak menentu. David Moyes tak butuh-butuh amat dengannya, apalagi Louis van Gaal. Ia lalu pulang ke Dortmund, dan kembali menunjukkan kelasnya.

MANCHESTER, ENGLAND - MAY 12:  Shinji Kagawa of Manchester United of Manchester United lifts the Premier League trophy following the Barclays Premier League match between Manchester United and Swansea City at Old Trafford on May 12, 2013 in Manchester, England.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Kagawa saat mengangkat trofi Liga Inggris. Foto: Alex Livesey/Getty Images

Saat dilatih Thomas Tuchel, Kagawa kembali menjuarai DFB-Pokal 2017. Namun setelah Tuchel pergi, perjalanan kariernya langsung menurun. Cedera engkel selama tiga bulan di paruh kedua musim 2017/18 bisa dibilang merusak kariernya.

Perlahan terpinggirkan, ia kemudian dipinjamkan ke Besiktas, lalu dilepas Dortmund dengan harga 3 juta Euro saja ke Zaragoza. Sempat digosipkan kembali ke Jepang, akhirnya ia memilih bertahan di Eropa, bergabung dengan PAOK.

Jalan hidup orang siapa yang tahu. Dulu namanya dielu-elukan publik Yellow Wall di Dortmund, lalu merasakan megahnya Teater Mimpi di MU. Namun saat ini nasib membawa Kagawa menepi ke selatan Eropa, mencoba bangkit lagi di Liga Yunani.

(adp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com