Rekan Setim Kecewa Mido Dihukum

Rekan Setim Kecewa Mido Dihukum

- Sepakbola
Kamis, 09 Feb 2006 01:20 WIB
Rekan Setim Kecewa Mido Dihukum
Jakarta - Tindakan Ahmed Hossam Mido memprotes keras pelatih Hassan Shehata memang tidak pantas. Tetapi rekan-rekan satu tim Mido menilai sanksi EFA terlalu terburu-buru.Akibat dihukum EFA, Mido tidak akan tampil di partai final Piala Afrika 2006 melawan Pantai Gading. Tentu saja ini sangat mengecewakan striker 22 tahun itu. Namun selain Mido, rekan-rekan setimnya juga menilai, hukuman enam bulan dan langsung diusir dari kamp latihan yang dijatuhkan EFA terlalu terburu-buru.Nada kekecewaan keluar dari striker veteran Mesir, Hossam Hassan yang berusaha melerai Mido dan pelatih Shehata saat keduanya berdebat di pinggir lapangan."Saya sudah mengenalnya sejak kami masih anak-anak. Dia hanyalah seorang yang sangat ingin bermain. Bagi saya pribadi, hukuman ini sudah tidak pada tempatnya. Kami sangat membutuhkan Mido di pertandingan," ujar striker berusia 39 tahun itu seperti dilansir Reuters, Rabu (8/2/2006).Hassan mengungkapkan bahwa pasca insiden tersebut, Mido langsung berusaha meminta maaf kepada pelatih Shehata. "Dia telah mencoba melakukannya, tetapi orang-orang di EFA membuat masalah ini menjadi lebih besar. Akibatnya bukan hanya Mido yang rugi, tetapi semua tim, fans dan EFA. Kami telah membuat masalah sendiri dan saya tidak senang dengan kondisi ini," tambah Hassan.Kekecewaan juga diungkapkan gelandang Mohamed Barakat. "Apa yang terjadi saat itu adalah klarifikasi antara dia dan pemain. Kami semua dibuat frustasi dengan kejadian ini. Kami butuh Mido karena dia bisa bermain di posisi mana saja. Kenyataan dia tidak ada di sini membuat kami semakin lemah. Sekarang siapapun penggantinya harus bisa melakukan tugasnya. Kami punya Hossam Hassan, Emad Moteab dan Amr Zaki, jika Allah berkenan kami akan menang dengan atau tanpa Mido."Saat terjadi perseteruan antara Mido dan pelatih Shehata, pemain belakang Wael Gomaa mengaku sangat terpukul. Namun ternyata hanya selang tiga menit Zaki yang masuk menggantikan Mido mencetak gol penentu kemenangan Mesir."Saya pikir Mido memang salah dengan perbuatannya. Tetapi dia masih muda dan tidak berpengalaman. Sikapnya memang tidak bagus, tetapi yang dia inginkan ialah tetap di lapangan da mencetak lebih banyak gol. Saya pikir kami akan kalah saat kejadian itu. Tetapi syukur akhirnya bisa menang. Ini adalah saat yang sulit, tetapi seperti itulah sepakbola."Foto: Ahmed Hossam Mido melompati papan iklan saat akan meninggalkan lapangan usai berseteru dengan Hassan Shehata (AFP/Karim Jaafar). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads