Mido: Mesir Amatir
Kamis, 09 Feb 2006 18:41 WIB
Jakarta - Ahmed Hossam "Mido" menyatakan tidak akan minta maaf atas sikapnya terhadap pelatih Mesir. Bahkan striker Tottenham Hotspur ini mengkritik Mesir amatir. Mido dihukum enam bulan tak boleh memperkuat Mesir setelah berseteru dengan pelatih Hassan Shehata karena menolak digantikkan saat melawan Senegal di semifinal turnamen Piala Afrika, Rabu (8/2/2006). Striker berusia 22 tahun ini pun menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyesali tindakannya tersebut . Belum puas dengan hal itu, Mido pun melontarkan kritikan kepada timnasnya. "Di Mesir mereka semua amatir, pelatihnya amatir, tim amatir dan asosiasinya juga amatir," tukasnya seperti dilansir Sky Sport. "Mereka pikir mereka tahu segalanya. Orang dapat menyebut saya pemain Premiership yang arogan. Namun faktanya saya adalah pemain Premiership dan mereka adalah amatir," lanjut striker Tottenham ini. "Saya belum berbicara dengan Shehata sejak kejadian tersebut. Saya tidak peduli dengannya. Dia adalah pelatih lokal. Sebelum menangani tim nasional, dia hanya melaktih klub divisi dua di Mesir," ungkap Mido. Meski demikian, Mido mengaku ingin bermain bagi Mesir kembali. "Tentu saja saya ingin bermain bagi Mesir lagi namun saya tidak menyesali apa yang saya telah perbuat. Saya kecewa dengan keputusan menghukum saya," keluhnya. "Jika mereka menang besok mereka akan mengatakan mereka telah melakukan disiplin yang baik dan mereka akan menjadi pahlawan. Namun jika kalah itu karena Mido penyebab permasalahan. Itu yang dipikirkan mereka," tukasnya.Foto: Mido (ahram). (key/)











































